Gempa di Lombok
Fahri Hamzah Minta Jokowi Bergerak Cepat Tangani Bencana Lombok
Fahri Hamzah berharap agar presiden Joko Widodo (Jokowi) bergerak cepat untuk menangani dan membantu para korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat
Penulis: Wahyu Ardianti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah berharap agar presiden Joko Widodo (Jokowi) bergerak cepat untuk menangani dan membantu para korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
DIlansir dari TribunWow.com, melalui akun Twitter @Fahrihamzah yang ditulis pada Sabtu (18/8/2018).
Fahri mengaku khawatir dengan puluhan ribu rakyat Lombok yang menjadi korban bencana alam.
Lantaran hal itu, Fahri Hamzah berharap agar pemerintah segra turun tangan dan bertindak cepat.
"Gempa lagi, dua kali; 6,4-6,5 SR, ObelObel bergetar seperti gempa awal .sembalun longsor, semoga, tak ada nyawa yg hilang.
• Faizal Assegaf Komentari Aksi Jokowi di Pembukaan Asian Games 2018
Pak @jokowi yth, Lombok dilanda gempa lagi...di atas 5 dan 6 SR. Desa2 di selatan hancur dan rakyat keluar berhamburan sambil melihat sisa-sisa hidup mereka hancur. Belum selesai 3 gelombang gempa sebelumnya sekarang datang lagi. #BantuLombok.
Saya mendapat beberapa video dan gambar kiriman tim saya di lapangan. Sungguh bencana ini besar. Gempa ini sepert datang untuk menyudahi pekerjaannya menghancurkan sisa-sisa harapan. Dan rakyat dalam kepasrahan yang melemahkan. #BantuLombok.
Gempa pertama datang seperti mengguncang, gempa kedua seperti meretakkan dan gempa ketiga menghancurkan. Sekarang gelombang gempa keempat ini seperti akan menghancurkan sisa-sisa2. Tak ada lagi yang bisa dilihat berdiri sebagai tumpuan. Rumah atau harapan. #BantuLombok.
Sementara itu, masjid-masjid yang runtuh telah membuat masyarakat semakin paham bahwa pada akhirnya, Allah saja tempat meminta tolong. Sungguh mudah bagi masyarakat untuk mengabaikan negara karena bencana dianggap sebagai bagian dari komunikasi langit. #BantuLombok.
Bencana ini dan bencana apapun adalah kasih sayang Ilahi yang sulit dimengerti dengan nalar. Padahal “telah terjadi kerusakan akibat ulah tangan manusia”. Bumi kita semakin tidak seimbang karena kerakusan yang merajalela; Dicukur, dikeruk dan dihisap hingga lumat. #BantuLombok.
• Aksi Jokowi yang Digantikan Stuntman Dipersoalkan, Tsamara Amany: Saya Sedih
Tapi layaklah negara menikmati kesabaran rakyat? Layaklah bencana ini dilihat sebagai belas kasihan yang sukarela semata? Layaklah negara abai dan bersikap pelan? Layakkah kemiskinan seketika ini juga oleh negara sebagai musibah yang diterima dengan pasrah semata? #BantuLombok.
Mari bergerak cepat bapak presiden, hampir 80.000 rumah hancur sebelumnya. Mungkin sudah 100.000 Sekarang. Hampir setengah juta pengungsi. Dengan seluruh potensi buruk yang bisa terjadi. Ayolah bergerak cepat. Sebab semua nampak masih lamban. #BantuLombok.
Usul saya tentang #bencananasionallombok telah ditolak dengan berbagai alasan. Tapi tidak berarti kita tidak bisa berbuat lbih cepat dengan membuat lembaga khusus. Kita berkejaran dengan waktu dan juga gelombang bencana yg kita tak tahu akhirnya. #BantuLombok.
Kita seakan2 "dikerangkeng" birokrasi bencana. Yang bergerak banyak sekarang masyarakat sipil. Memang ada pemerintah turun per bidang menangani dusun2. Tapi penanganannya kan di luar skema APBD. Jadi akhirnya negara bertindak seperti LSM. Mana negara? #BantuLombok.
Kita mendengar pemerintah pusat sudah mengalihkan anggaran 4 T tanpa melalui APBNP. Tapi Wujudnya apa sih. Krn di lapangan belum tampak. Dan Yang kita lihat di lapangan hanya paling banyak distribusi logistik. Ayolah #BantuLombok yang terjatuh ditimpa tangga pula.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/jokowi-dan-fahri-hamzah_20180629_200935.jpg)