Breaking News:

Pilpres 2019

Idrus Marham 'Kampanye' Jokowi Lewat Dana Bansos, Politikus Demokrat: Enggak Heran Saya

Mensos, Idrus Marham secara tersirat turut meng-kampanyekan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui dana bantuan sosial (bansos) yang meningkat.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Claudia Noventa
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Idrus Marham 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Sosial, Idrus Marham, secara tersirat turut meng-kampanyekan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui dana bantuan sosial (bansos) yang meningkat dua kali lipat.

Menanggapi hal itu, politikus partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean memberikan tanggapan melalui Twitter miliknya, @LawanPolitikJKW, Sabtu (18/8/2018).

Ferdinand menyatakan jika itu adalah sesuatu yang biasa bagi orang-orang yang telah diperiksa secara hukum.

Karena diberitakan sebelumnya dari Kompas.com, Idrus Marham telah dipanggil sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tersangka Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo.

"Idrus Marhan kampanye dukung Jokowi pakai Dana Bansos? Ngga heran saya. Itu sdh kebiasaan orang-orang yang diperiksa secara hukum. Mau daftar panjangnya? Ngga perlu kan? Toh kita sama2 tau daftarnya.

Mgkn ini venomena keajaiban dunia," tulis Ferdinand Hutahaean.

Jelaskan Alasan Tak Langsung Klarifikasi soal Pernyataan Mahfud MD, Romahurmuziy Sebut Jalur Dapur

Ferdinand juga menambahkan jika waktu untuk kampanye pada calon presiden (capres) belum dimulai, namun Idrus, menteri lain dan pejabat negara sudah mulai mengkampanyekan Jokowi.

"Kampanye saja belum, tp menteri dan pejabat negara sdh kampanye pilih Jokowi bahkan memperalat bantuan sosial. Netralitas yg hilang dalam demokrasi ini sgt berbahaya.

Tampaknya pak Idrus ingin aman juga di KPK," tambah Ferdinand Hutahaean.

Kicauan Ferdinand Hutahaean
Kicauan Ferdinand Hutahaean (Capture Twitter @LawanPolitikJKW)

Tweet dari Ferdinand ini pun juga ditanggapi oleh politikus Demokrat yang lain, yakni Sartono Hutomo.

Melalui Twitter-nya, @sartonohutomo, Sartono mengatakan jika untuk mempertahankan kekuasaan segala cara akan dilakukan temasuk melanggar sejumlah peraturan dan hukum.

"Konon Apapun caranya akan di lakukan demi mempertahankan Kekuasaan walaupun melanggar etika dan norma,UU,Hukum,kebenaran pun di rekayasa untuk melanggengkan dan menguasai kekuasaannya...benarkah?," tulis Sartono.

Ini Nama-nama yang pada Pilpres 2014 Dukung Prabowo Kini Berbalik Arah Dukung Jokowi

Pendapat lain juga dikemukakan oleh sesama politikus Demokrat, Yan Harahap melalui Twitter @YanHarahap.

Dengan mentautkan berita terkait Idrus Marham, Yan mengatakan jika melalui bansos, uang rakyat telah dijadikan alat kampanye.

"Udah kalap rezim ini.... Uang rakyat pun dijadikan bahan kampanye Jokowi. Makin yakin 2019 Ganti Presiden," tulis Yan Harahap.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Idrus MarhamJoko WidodoPartai DemokratBantuan Sosial (Bansos)Menteri Sosial
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved