Tingkatkan Pembangunan, Jokowi Upayakan RAPBN Infrastruktur Naik hingga Rp 420,5 Triliun di 2019

Jokowi mengungkapkan pemerintah akan terus melanjutkan penyelesaian target pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan untuk pembangunan di daerah

Tingkatkan Pembangunan, Jokowi Upayakan RAPBN Infrastruktur Naik hingga Rp 420,5 Triliun di 2019
IST
Jalan tol 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan pemerintah akan terus melanjutkan penyelesaian target pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan untuk pembangunan di daerah.

Dilansir TribunWow.com dari situs resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, setkab.go.id, Jumat (17/8/2018), hal ini diungkapkan Jokowi, saat menyampaikan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2019, pada Rapat Paripurna DPR-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang.

Dengan menggunakan dana APBN sebagai katalis, pemerintah berencana membangun 667 kilometer ruas jalan nasional baru, 905 kilometer jalan tol, 48 unit bendungan, dan 162 ribu hektare jaringan irigasi.

Kelakar Jokowi saat Sang Cucu Jan Ethes Dibilang Ganteng oleh Para Wartawan

“Kita akan melakukan berbagai terobosan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Tanah Air, melalui skema pembiayaan pembangunan infrastruktur di luar APBN dengan melibatkan pihak swasta,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, alokasi rencana dana anggaran untuk infrastruktur tahun 2019 naik.

“Alokasi anggaran infrastruktur di tahun 2014 hanya sekitar Rp 154,7 triliun dan ditingkatkan menjadi Rp 256,1 triliun di awal Kabinet Kerja 2015, dalam RAPBN 2019 diupayakan naik mencapai Rp 420,5 triliun,” ujar Jokowi.

Selain itu, dalam situasi global yang bergejolak, pemerintah akan berhati-hati menjaga pembiayaan infrastruktur agar risiko tetap terjaga dan berkelanjutan.

Sejumlah Tokoh dan Partai Ini Dulunya Dukung Prabowo, kemudian Beralih ke Jokowi, Siapa Saja Mereka?

Pembangunan infrastruktur ini, dinilai Presiden Jokowi telah memperkuat konektivitas, menyambungkan berbagai potensi ekonomi di seluruh Indonesia, memeratakan pembangunan, menumbuhkan kegiatan ekonomi baru, serta meningkatkan distribusi barang dan jasa, yang hasil akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengurangan kemiskinan dan pengangguran, serta pengurangan ketimpangan.

Menurut Jokowi, sejak tahun 2015 hingga sekarang, pemerintah telah membangun jalan, pelebaran jalan nasional sepanjang 12.783 kilometer, 11 bandara baru, dan dari tahun 2016 sampai 2017 sudah dibangun sekitar 369 kilometer rel kereta.

Djarot: Yang Saya Enggak Suka dari Ahok Itu kalau Marahin Orang di Depan Umum

“Pemerintah juga telah memberikan penjaminan pada program pembangunan infrastruktur energi prioritas, seperti pembangunan pembangkit tenaga listrik 10.000 MW tahap 1" ujar Jokowi.

Tak hanya itu, program akses internet di daerah desa juga telah dilakukan.

"Infrastruktur digital berupa akses internet di daerah non-komersial dan broadband di desa, penjaminan program penyediaan air minum kepada 11 PDAM, serta penjaminan program kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha,” tambah Jokowi. (TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)

Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved