Breaking News:

Usai Antarkan Kroasia Jadi Runner Up Piala Dunia, Mario Mandzukic Putuskan untuk Pensiun

Penyerang berusia 32 tahun ini menyampaikan beberapa hal terkait karirnya bersama timnas yang khas dengan kaus kotak-kotak tersebut.

Penulis: Bobby W
Editor: Wulan Kurnia Putri
Skysports
Mario Mandzukic 

TRIBUNNEWS.COM - Piala Dunia 2018 telah banyak menghadirkan kejutan sejak dimulainya laga pertama.

Mulai dari tersingkirnya Jerman di fase grup, aksi diving Neymar yang jadi sorotan, hingga duel dramatis Jepang-Belgia turut mewarnai suka duka di Rusia.

Satu di antara kisah yang menginspiratif tentu saja hadir di laga final.

Bagaimana tidak?

Di laga yang digelar di Luzhniki Stadium tersebut, Kroasia berhasil tampil menjadi satu di antara finalis usai mengalahkan tim-tim unggulan seperti inggris hingga Argentina di laga-laga sebelumnya,

Sayang, perjuangan mereka terhenti di final setelah dikalahkan Prancis dengan skor 2-4.

Kini, selang sebulan pasca prestasi menghebohkan tersebut, kabar mengejutkan datang dari satu di antara punggawa Vatreni.

Adalah Mario Mandzukic yang membagikan kabar mengejutkan tersebut.

Usut punya usut, punggawa Juventus itu memutuskan untuk pensiun dari timnas Kroasia.

Dilansir Tribunwow.com dari situs resmi Federasi Sepakbola Kroasia (HNS), surat terbuka terkait perpisahan Mandzukic dibagikan untuk umum melalui laman tersebut pada Selasa (14/8/2018) malam WIB.

Dalam surat perpisahan yang cukup panjang, Mandzukic menceritakan perjalanannya sebagai pesepakbola, terutama saat membela timnas.

Penyerang berusia 32 tahun ini menyampaikan beberapa hal terkait karirnya bersama timnas yang khas dengan kaus kotak-kotak tersebut.

"Tidak ada waktu tepat untuk mengucap salam perpisahan. Saya pikir kita semua bisa saja membela timnas Kroasia seumur hidup kita karena tidak ada yang lebih membanggakan ketimbang itu," ujar Mandzukic.

Surat perpisahan Mandzukic
Surat perpisahan Mandzukic (hns-cff.hr)

"Untuk para fans, selama ini aku lebih suka berbicara lewat aksiku di dalam lapangan. Itulah mengapa, kata-kata ini sulit sekali terucap. Lebih sulit dari menghadapi lawan-lawan dan berlari selama 120 menit. Lebih sulit, karena aku tahu betapa besar kebahagiaan yang kudapatkan selama ini lewat pertandingan-pertandingan yang kita lewati dan menangi," tulis Mandzukic.

"Ini semua jadi lebih sulit karena aku tahu betapa besar kebanggaan mengenakan jersi Kroasia dan menjadi wakilnya. Lebih sulit, karena aku tahu ini adalah akhir dan setelah kata-kata ini terucap, tak ada lagi jalan bagiku untuk kembali. Namun, biar bagaimana pun aku sadar bahwa ini adalah saatnya untuk mengucap selamat tinggal pada Timnas Kroasia," lanjutnya.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
KroasiaTimnas KroasiaPiala Dunia
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved