Pilpres 2019
Balas Cuitan Andi Arief soal Isu Mahar, Dahnil Anzar: Harusnya Dimasukkan ke Ranah Hukum
Dahnil Anzar Simanjutak menanggapi cuitan Wasekjen Demokrat Andi Arief terkait isu mahar Rp 500 miliar ke PKS dan PAN.
Penulis: Vintoko
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjutak menanggapi cuitan Wasekjen Demokrat Andi Arief terkait isu mahar Rp 500 miliar ke PKS dan PAN.
Dilansir TribunWow.com, tanggapan itu disampaikan Dahnil melalui akun Twitternya, @Dahnilanzar, yang ditulis pada Senin (13/8/2018).
Awalnya, Andi Arief menuliskan jika dirinya tidak akan meneruskan persoalan isu mahar yang menyeret nama Sandiaga Uno itu ke ranah hukum.
• Soal Isu Mahar Rp 500 M, Andi Arief Tolak Minta Maaf
Andi Arief mengatakan jika dirinya berniat baik dan mencegah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengambil langkah yang salah.
Menurutnya, jika diteruskan ke ranah hukum, Sandiaga Uno dapat terindikasi suap karena masih menjabat wakil gubernur DKI bahkan pimpinan PAN-PKS bisa terlibat.
Andi Arief juga mengatakan jika soal isu mahar sudah diakui Sandiaga Uno dan meminta pimpinan PAN-PKS yang telah menghujatnya agar tidak perlu meminta maaf.
Namun dirinya menyarankan agar mereka melihat diri ke cermin.
• Sri Mulyani Angkat Bicara soal Pemberitaan Dirinya yang akan Menjual Daerah Bali demi Utang Negara
"Saya berniat baik, mencegah Pak Prabowo mengambil langkah salah. Jika ini saya teruskan ke ranah hukum, Sandu Uno bisa terindikasi suap karena masih menjabat wagub dan Pimpinan PAN-PKS bisa terlibat. Ini sudah jadi pengetahuan publik
Soal Mahar entah dalam bentuk penaklukan atau kampanye sudah diakui Sandi Uno, Pimpinan PAN dan PKS yang telah menghujat saya tak perlu minta maaf pada saya, tapi saya anjurkan lihat muka di cermin," tulis @AndiArief__ pada Minggu (12/8/2018).

Cuitan Andi Arief (Twitter)
Menanggapi hal itu, Dahnil Anzar menyayangkan sikap Andi Arief yang tidak meneruskan persoalan isu mahar itu ke ranah hukum
Menurutnya, pernyataan Andi Arief soal isu mahar itu tidak lebih dari sekedar intrik politik.
"Harusnya anda masukkan ke Ranah Hukum. Bila tidak. Semua laku dan pernyataan Mas andi, tdk lebih dari sekedar intrik politik yg baunya busuk," cuit Dahnil Anzar.

Cuitan Dahnil Anzar Simanjutak (Twitter)
Sementara itu diberitakan Kompas.com, calon wakil presiden Sandiaga Uno telah membantah mahar Rp 1 triliun yang diberikannya kepada PKS dan PAN.
"Sangat tidak benar," ujar Sandiaga di Mal One Belpark, Jakarta Selatan, Minggu (12/8/2018).
Sandiaga mengatakan, pemberitaan yang menyebut dirinya mengeluarkan uang itu salah.
• Tanggapi Gerindra soal Koalisi, Andi Arief: Bukan Berarti Tidak Boleh Berbeda Pandangan dan Pendapat
Ia meminta awak media memuat berita sesuai wawancara dan tidak mengadu domba.
"Ya kalau (wartawan) mau belok-belok kiri-kanan boleh, tapi jangan lari dari transkrip. Saya enggak pernah ngomong gitu. Tapi, saya bilang sudahlah ini kan pilpres yang mempersatukan. Let's be friends, let's unite," kata dia. (TribunWow.com/Rekarinta Vintoko)