Pengemudi Ojol Babak Belur Dianiaya Karyawan Geprek Bensu, Ruben Minta Maaf dan Beri Klarifikasi
Ruben Onsu meminta maaf secara langsung lewat akun instagramnya, setelah satu oknum karyawan Geprek Bensu Lampung memukuli satu pengemudi ojek online
Penulis: Ekarista Rahmawati P
Editor: Fachri Sakti Nugroho
2. Kami akan mempelajari masalah yg melibatkan “oknum” tersebut dan akan segera mengambil tindakan tegas di antaranya melakukan pemecatan
3. Kami dengan segala rendah hati memohon maaf kepada korban pemukulan dan keluarga nya juga memohon maaf kepada gojek Indonesia atas perbuatan tidak terpuji yg dilakukan “oknum” karyawan Geprek Bensu Lampung.
4. Perbuatan yg dilakukan oleh “oknum” karyawan tersebut adalah perbuatan pribadi yg terkait dgn masalah pribadinya dan tidak terkait dan sangkut pautnya dgn Geprek Bensu.
5. kami meminta karyawan kami mengklarifikasi ttg masalah ini kalau ini murni masalah pribadi, dan bertanggung jawab dgn apa yg sudah dibuat kepada korban
6.Saya selaku owner dari Geprek Bensu pusat akan bertanggung jawab semua pembiayaan rumah sakit saat ini sampai selesai
7.Kami juga mendukung jika korban mengambil tindakan hukum atas pelaku kekerasan tersebut
Demikian klarifikasi yg kami berikan atas kekurangan dan kesalahan yg ada saya juga mohon maaf kepada semua pihak
.
Ruben Onsu," tulis suami Sarwendah ini dalam keterangan unggahannya.
Sementara itu karyawan Geprek Bensu Lampung, yang merupakan terduga pelaku pemukulan terhadap pengemudi ojol sudah ditangkap polisi.
Hal itu disampaikan Kapolresta Bandar Lampung, Komisaris Besar Murbani Budi, Sabtu (11/8/2018).
"Kami sudah tangani. Karyawan Geprek Bensu sudah ditangkap. Sementara masih dilakukan pemeriksaan," kata Murbani Budi Pitono saat dihubungi via telepon, dilansir TribunWow dari Tribunlampung.co.id.
Mengenai kemungkinan ada pelaku lainnya, menurut Murbani, hal tersebut menunggu hasil pemeriksaan yang masih dilakukan.
"Nanti kami cek lagi. Ini kan baru informasi (mengenai pelaku lebih dari satu). Jadi, kami tengah dalami itu," ujar Murbani Budi Pitono.
Pasca kejadian penganiayaan yang melibatkan pengemudi ojol dengan karyawan Geprek Bensu Lampung di Jalan Teuku Umar, gerai ayam geprek tersebut tidak beroperasional pada Sabtu (11/8).
Ketua Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online Lampung (GASPOOL), Miftahul Huda mendorong pihak kepolisian segera menuntaskan kasus penganiayaan yang menimpa rekannya yang jadi korban, Luthfi.
Ia juga meminta polisi memberikan tindakan tegas atas perbuatan terduga pelaku, yang mengakibatkan rekan mereka mengalami banyak luka memar.