Asian Games 2018
Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin Klaim Pembangunan LRT Palembang Paling Cepat di Dunia
Pembangunan kurang dari tiga tahun, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin LRT di Palembang, Sumatera Selatan, merupakan proyek tercepat di dunia
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pembangunan kurang dari tiga tahun, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengklaim pembangunan kereta api ringan dalam kota atau "Light Rail Transit (LRT) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, merupakan proyek tercepat di dunia.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (10/8/2018), Alex mengungkapkan pembangunan ini dalam rangka menunjang Asian Games 2018.
• Jawab Nazaruddin Sjamsudin, Andi Arief: Tadinya Kita Berharap Ada Penerimaan atas Elektabilitas AHY
"Pembangunan LRT di Palembang untuk menunjang kegiatan Asian Games XVIII merupakan tercepat di dunia karena kurang dari tiga tahun sudah beroperasi," kata Alex di Palembang, Kamis (9/8/2018).
Dia menjelaskan, proyek LRT Palembang senilai Rp 10,9 triliun itu mulai dibangun pada Oktober 2015 dan selesai pada Juli 2018.
• 4 Kapal di Muara Sungai Silunginggo, Pati Terbakar, Petugas Sempat Kesulitan Padamkan Api
Menurut dia, minat masyarakat memanfaatkan LRT cukup tinggi sejak dimulainya pengoperasian LRT 23 Juli 2018 dengan enam stasiun yang beroperasi yakni stasiun DJKA, Jakabaring,
Hingga kini, sekitar 30.000 orang telah memanfaatkan pelayanan jasa angkutan umum pertama di Indonesia itu.
Dikutip dari TribunSumsel, untuk pembayaran, dilakukan dengan cara non tunai, sebab saat akan naik ke peron di lantai atas, penumpang harus mentaping kartu atau uang elektronik.
• Tak Lolos Seleksi Caleg Sementara, Mohammad Taufik Gugat KPU ke Banwaslu DKI Jakarta
Namun bagi masyarakat yang tidak ada kartu, nanti disiapkan di loket oleh petugas.
Semua uang elektronik terbitan bank di Indonesia bisa digunakan untuk cara pembayaran.
Dalam tahap awal pengoperasian LRT ini, pemerintah memberikan subsidi berupa tarif perintis untuk tiket LRT senilai Rp 5.000 antarstasiun dan Rp 10.000 dari Bandara SMB II ke Jakabaring.
"Dengan memanfaatkan LRT tersebut diharapkan dapat mengurangi kemacetan arus lalu lintas di jalan protokol dan memudahkan masyarakat Kota Palembang dalam melakukan berbagai aktivitas," kata Alex. (TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)