Politisi PSI Minta Bawaslu Usut Tudingan Andi Arief terkait Mahar Rp 500 Miliar
Muannas Alaidid memberikan komentar terkait tudingan yang dilayagkan Andi Arief untuk mahar Rp 500 miliar.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Wulan Kurnia Putri
Muzani mengakui bahwa nama wakil gubernur DKI Jakarta tersebut memang dikonsultasikan kepada partai-partai koalisi.
Selain nama Sandiaga Uno, dia juga menyebut nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Sampai dengan tadi ada dua nama, Pak AHY dan Pak Sandi. Kemudian nama-nama itu dikonsultasikan dengan partai-partai konsultasi PKS, PAN, dan tentu saja Partai Demokrat. Dikonsultasikan dari pagi hingga siang hingga malam ini dan hasilnya, ya, malam ini," imbuh Muzani.
• Tanggapi Andi Arief, Guntur Romli: Luar Biasa Dinamika Politik di Seberang Sana
Sebelumnya diberitakan, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut Sandiaga Uno menyetor Rp 500 miliar ke PAN-PKS agar bisa menjadi cawapres Prabowo.
Opsi duet Prabowo-Sandi memang makin kuat menjelang detik-detik pendaftaran capres.
"Sandi Uno yang sanggup membayar PAN dan PKS masing-masing Rp 500 M menjadi pilihannya untuk cawapres," sebut Andi kepada wartawan, Rabu (8/8/2018). (TribunWow.com/Tiffany Marantika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/muannas-al-aidid_20180809_150352.jpg)