Pilpres 2019
Jansen Sitindaon: Demokrat-Gerindra Masih Tetap Solid, Ucapan yang Bertebaran adalah Pemanis Koalisi
Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon turut menanggapi kabar keretakan koalisi partainya dengan Gerindra.
Penulis: Laila N
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon turut menanggapi kabar keretakan koalisi partainya dengan Gerindra setelah rekannya Andi Arief melayangkan sejumlah tudingan.
Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter @jansen_jsp yang diunggah pada Rabu (8/8/2018).
Jansen Sitindaon mengatakan apabila Demokrat dan Gerindra masih tetap solid.
Menurutnya, semua ucapan yang bertebaran hanyalah pemanis dan perekat koalisi.
Ia pun berharap pertemuan lanjutan antara Prabowo dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan digelar Kamis (9/8/2018) semakin mempererat koalisi mereka.
• Suryo Prabowo: Kemungkinan Pendaftaran Capres Bakalan Mundur karena SBY Membatalkan Koalisi
@jansen_jsp: Pendinginan
Kita tunggu 48 jam kedepan.
Semua pihak colling down dulu. @PDemokrat dan @Gerindra masih tetap solid.
Semua ucapan yg bertebaran sejak malam tadi adalah pemanis dan perekat koalisi ini.
Semoga pertemuan besok hari akan membuat kesolitan ini tambah dalam lagi.
• Reaksi Gerindra setelah Prabowo Dibilang Jenderal Kardus oleh Politisi Demokrat Andi Arief
Diketahui, kabar keretakan tersebut ramai menjadi perbincangan setelah Wasekjen Demokrat Andi Arief menuding adanya mahar politik Rp 500 miliar yang diberikan Wakil Gubernur DKI Jakarta kepada sejumlah partai koalisi PAN dan PKS.
Tak hanya itu, Andi Arief juga menyebut Prabowo Subianto sebagai Jenderal Kardus lantaran melihat materi sebagai pertimbangan memilih cawapres.
Nama Ketua Kosgama Pemenangan Pemilu Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) yang dulu santer dikabarkan menjadi pendamping Prabowo, kini dikabarkan tersingkir dari bursa cawapres.
Tersingkirnya AHY disebut-sebut lantaran Wakil Gubernur Jakarta, Sandiaga Uno membayar PAN dan PKS masing -masing Rp 500 miliar demi diusung menjadi Calon Wakil Presiden Prabowo.
Hal itu diutarakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat, Andi Arief.