Breaking News:

Pemilu 2019

Soal PKS, PAN, PKB, Pengamat Politik: Kalo Barisan Sakit Hati Kumpul, Ada Poros Baru Ketiga

Nyarwi Ahmad, selaku pengamat komunikasi politik dari UGM mengatakan jika ada peluang poros baru selain mengusung Prabowo maupun Joko Widodo (Jokowi).

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Kolase pks.id/wikipedia
Logo PKS PAN da PKB 

TRIBUNWOW.COM - Koalisi partai pendukung pemerintah dan oposisi masih membuka diri terhadap partai lain yang ingin bergabung maupun berpindah ke kubu yang lain.

Nyarwi Ahmad, selaku pengamat komunikasi politik dari UGM mengatakan bahwa ada peluang poros baru selain mengusung Prabowo maupun Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi calon presiden (capres).

Hal ini diungkapkan Nyarwi melalui tayangan Sapa Indonesia Malam, Kompas TV, Sabtu (4/8/2018).

Mulanya, pembawa acara Fristian Greic memberikan pertanyaan terkait partai-partai yang masih belum berkoalisi sepenuhnya, seperti PKS dan PAN yang belum resmi mengumumkan koalisi pada Gerindra.

Sementara di kubu petahana ada PKB yang masih menunggu keputusan para kiai untuk menyatakan koalisi.

Tanggapi Arahan Jokowi pada Relawan, Fadli Zon: Jelas Provokasi dan Tak Pantas Diucapkan

Nyarwi pun menjawab jika baik kubu penantang maupun kubu petahana memiliki problem yang sama.

Jika Gerindra tertekan dengan hasil ijtima ulama, maka dari PDIP akan ada hasil dari kiai PKB.

"Dinamika yang terjadi pada PKB, NU relatif hampir sama dengan ijtima ulama, kalo kita lihat poros yang berkembang selama ini ada di pak Jokowi, PDIP." ujar Nyarwi.

"Kemudian ada di kubu Demokrat-Gerindra, ada PKS juga kan yang mencalonkan cawapres yang sebenarnya ini tekanan juga ke kubu pak Prabowo untuk minta Habib Salim Segaf misalnya. Dinamika yang sama juga terjadi di tubuh petahana, problemnya kalo poros ini tidak bisa me-manage," tambah Nyarwi.

Greic pun menyela dengan mengatakan jika maksud Nyarwi adalah PKS dan PAN akan menjadi kubu yang kecewa di kubu penantang.

Sedangkan PKB juga bisa menjadi partai yang kecewa dari kubu petahana.

Akuisisi 19,9 Persen Saham BFI, Mediobanca: Sektor Keuangan Indonesia Tunjukkan Margin Menarik

"Kalo barisan kecewa sakit hati ini ngumpul, kita bisa bayangkan akan ada poros baru yang ketiga," jawab pengamat komunikasi politik UGM ini.

Lihat videonya:

Sementara itu, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, beberapa alim ulama dari sejumlah wilayah di Indonesia mendukung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin menjadi cawapres Jokowi dalam Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan para alim ulama yang merupakan perwakilan wilayah Sumatera Selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Banten usai pertemuan di kantor PBNU, Sabtu (4/8/2018) malam.

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
Tags:
Partai Keadilan Sejahtera (PKS)Partai Amanat Nasional (PAN)Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved