Beri Pengertian soal Arahan Jokowi, Mardani Ali Sera Jelaskan Maksud dari 'Perang Politik'
Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera turut memberikan komentar terkait arahan yang disampaikan Joko Widodo (Jokowi) kepada para relawan yang mendukungnya.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera turut memberikan komentar terkait arahan yang disampaikan Joko Widodo (Jokowi) kepada para relawan yang mendukungnya.
Dilansir TribunWow.com dari Twitter Mardani, @MardaniAliSera, dirinya mengatakan apa yang dimaksudkan oleh Jokowi, Minggu (5/8/2018).
Mardani menganggap arahan yang dilakukan Jokowi itu merupakan perang dalam dunia perpolitikan.
Perang tersebut bukan diartikan sebagai perkelahian.
Ia pun juga mengaitkan dengan tagar yang selama ini pelopori yakni 2019 ganti presiden.
• Tanggapi Arahan Jokowi pada Relawan, Fadli Zon: Jelas Provokasi dan Tak Pantas Diucapkan
"Mungkin maksud Pak @Jokowi bukan berantem fisik. Karena politik: "perang" tanpa pertumpahan darah, tanpa kelahi. Sementara perang adalah politik dgn pertumpahan darah.
Apa pendukungnya paham?
Kami gerakan #2019GantiPresiden selalu menjaga adab, menjauhi kelahi & kekerasan fisik," tulis Mardani.
Diberitakan sebelumnya dari Kompas.com, dalam pidato arahannya, Jokowi meminta relawan tidak takut jika mendapat serangan dari para lawan politik.
"Jangan bangun permusuhan, jangan membangun ujaran kebencian, jangan membangun fitnah fitnah, tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang. Tapi, kalau diajak berantem juga berani," kata Jokowi.
Meski demikian, Jokowi meminta agar para relawannya tidak mengajak 'berkelahi' terlebih dahulu.
"Tapi jangan ngajak (berantem), lho. Saya bilang tadi, tolong digarisbawahi. Jangan ngajak. Kalau diajak, tidak boleh takut," imbuh Jokowi.
Jokowi menyampaikan arahan tersebut dalam acara rapat umum relawan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, pada Sabtu (4/8/2018).
• Presiden Jokowi Dikritik usai Minta Relawan Siap Berkelahi, Sudjiwo Tedjo Beri Pembelaan
Sementara itu, Ketua Umum kelompok relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi memastikan jajarannya siap untuk menjalankan arahan dari Presiden Joko Widodo.
Sesuai pesan Jokowi, menurut dia para relawan akan berkampanye dengan santun.
Namun, sesuai arahan Jokowi juga, para relawan akan melawan apabila diganggu oleh lawan politik.