Puji Menteri Susi, Faizal Assegaf: Kualitas Melebihi Retorika Fiksi Rocky Gerung
Ketua Progres 98 Faizal Assegaf memberikan apresiasi dan pujian kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Penulis: Laila N
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Ketua Progres 98 Faizal Assegaf memberikan apresiasi dan pujian kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter @faizalassegaf yang diunggah pada Jumat (3/8/2018).
Faizal Assegaf menyebut, meski tidak sekolah tinggi, tapi kualitas Menteri Susi melebihi retorika fiksi pengamat politik Rocky Gerung.
"Kerja nyata ibu @susipudjiastuti patut diberi apresiasi. Sekolah pas2an, tp kualitas melebihi retorika fiksi pak @rockygerung.
Susi Pudjiastuti: Indonesia Tak Kompromi soal Illegal Fishing," tulis Faizal Assegaf.
• Ketua Progres 98 Bicarakan Sosok RK yang Menjadi Medan Tarik-Menarik antara Istana dan Cikeas

Sementara itu, Menteri Susi mengatakan apabila pemerintah harus mengedepankan pengelolaan laut yang benar.
Termasuk tidak boleh ada lagi kavling-kavling dan penguasaan oleh sejumlah perusahaan saja.
"Laut masa depan bangsa, berarti tidak boleh dirusak, tidak digadai, tidak boleh dijual, tidak boleh dihabiskan. Ada waktunya tidak boleh menangkap, ada waktunya dibatasi," ujar Susi dalam rapat kerja Pengendalian Pembangunan DIY Triwulan II 2018, Rabu (1/8/2018), dikutip dari Kompas.com.
Menurut Menteri Susi pemerintah harus bekerja ekstra keras untuk mengembalikan masa depan Indonesia sebagai negara maritim di dunia.
"Tidak boleh lagi laut hanya dikavling oleh 12 company, tidak mungkin laut sebesar ini hanya dikuasai mereka," tegasnya.
Susi menyebut jika selama 20 tahun illegal fishing terjadi di laut Indonesia.
Akibatnya, jumlah nelayan menjadi turun sebesar 50 persen di seluruh perairan Indonesia.
Tak hanya itu, 115 perusahaan eksportir makanan lautr juga tutup karena adanya illegal fishing.
"Di selatan Yogya, Selatan Cilacap, kapal gede-gede. Jaring ratusan kilometer, mengambil semua ikan, habis, tahu-tahu kita tidak punya apa-apa," tutur Menteri Susi.
Setelah pemerintah melakukan pengawasan di perairan Indonesia dan terus melakukan pemberantasan illegal fishing, kini kondisi laut menjadi berbeda.