Breaking News:

Pilpres 2019

Fahri Hamzah Sebut Jokowi Tak akan Menang di Pilpres 2019 jika Demokrat-Gerindra Berkoalisi

Fahri Hamzah juga menyebut apabila pencitraan-pencitraan itu akhirnya membuat rakyat kecewa dan sulit percaya.

Penulis: Laila N
Editor: Astini Mega Sari
Kolase/TribunWow.com/TribunKaltim
SBY, Prabowo, dan Jokowi 

SBY dan Prabowo sepakat untuk tetap berpegangan pada Pancasila dan UUD 1945.

Kedua tokoh menolak dan mencegah upaya untuk menghadirkan paham lain di negara ini.

SBY mengungkapkan dengan adanya kesepakatan lima isu sebagai dasar visi dan misi ini, kedua partai akan kembali bertemu untuk membahas lebih detil.

Demokrat dan Gerindra juga membentuk tim teknis untuk membenah kelima isu itu lebih dalam.

SBY mengaku dalam pertemuan tersebut tidak membahas soal cawapres yang akan diusung.

Namun, ketika mendapatkan pertanyaan dari awak media, SBY mengatakan posisi cawapres bukanlah harga mati.

"Saya tidak membicarakan cawapres saat ini, setiap partai politik pasti menginginkan kadernya untuk menjadi capres atau cawapres, tapi bagi saya posisi cawapres bukanlah harga mati" ujarnya.

Pernyataan SBY tersebut disambut Prabowo dengan sebuah penegasan soal Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Saya tegaskan bahwa SBY tidak meminta AHY menjadi cawapres, tapi yang saya butuhkan adalah orang yang memiliki kapabilitas dan mampu berkomunikasi dengan pemuda, jika dalam pertemuan dengan partai PAN dan PKS, nama AHY adalah nama yang dibicarakan maka saya katakan why not? Jadi intinya tidak ada harga mati soal cawapres, niat kami adalah memberikan yang terbaik untuk rakyat," kata Prabowo Subianto. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

SBY Ungkap Hubungannya dengan Jokowi-Megawati hingga Ingatkan Romahurmuziy untuk Jaga Bicara

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Fahri HamzahPresiden Joko Widodo (Jokowi)Prabowo SubiantoSusilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved