Breaking News:

Wacana Penempatan Napi Koruptor di Pulau Terluar, Marzuki Alie: Ini Usulan Saya saat Ketua DPR

Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie menanggapi usulan dari Menkopolhukam Wiranto terkait penempatan narapidana korupsi di beberapa pulau terluar.

Penulis: Vintoko
Editor: Wulan Kurnia Putri
KOMPAS.com/Indra Akuntono
Marzuki Alie 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie menanggapi usulan dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto terkait penempatan narapidana korupsi di beberapa pulau terluar di Indonesia.

Hal itu ia sampaikan melalui akun Twitternya, @marzukialie_MA, yang ia tulis pada Selasa (24/7/2018).

Marzuki Alie mengatakan jika usulan agar terpidana koruptor dibuang ke pulau terluar, tertinggal dan terpencil sudah ada sejak dirinya menjabat Ketua DPR.

Rustam Ibrahim: Pemerintah Jangan Hanya Berwacana soal Menempatkan Napi Koruptor di Pulau Terluar

Dirinya menjelaskan jika para koruptor itu melakukan kegiatan pertanian, hasilnya untuk rakyat dan membayar korupsi mereka.

Marzuki Alie optimistis usulan itu dapat menimbulkan efek jera, ketimbang menempatkan para terpidana koruptor di Lapas Sukamiskin.

"ini usulan saya saat Ketua DPR.

Terpidana Koruptor dibuang ke Pulau terluar, tertinggal dan terpencil.

Mereka wajib bertani, disiapkan alatnya, bibit dsbnya.

Hasil untuk rakyat membayar korupsi mereka.

saya yakin, ini pasti ada efek jera.

klo di sukamiskin, sama sj mereka merdeka," cuit Marzuki Alie.

Diberitakan Tribunnews, Wiranto menyebut apabila pemerintah telah menyiapkan beberapa pulau terluar di Indonesia untuk menjadi tempat bagi narapidana korupsi, teroris, hingga narkoba.

Meski demikian, Wiranto tidak menyebutkan secara pasti di pulau mana lapas-lapas itu akan dibangun.

“Pemerintah sudah pilih pulau terluar untuk dibangun lapas khusus seperti kasus korupsi, terorisme hingga narkoba, karena lapas-lapas di Indonesia sekarang sudah terlalu penuh,” ungkap Wiranto di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (23/7/2018).

Faizal Assegaf: Sebaiknya Ali Ngabalin dan Johan Budi Ketemu, Hentikan Saling Sindir di Ruang Publik

Wiranto juga mengatakan jika nantinya napi-napi setiap kasus disatukan dalam lapas yang sama, dan tidak boleh dicampur dengan napi kasus lainnya.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
Marzuki AlieWirantoKoruptorTwitter
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved