Pilpres 2019
Indra J Piliang Berikan Sejumlah Alasan Jokowi Harus Memilih Airlangga Hartarto sebagai Cawapres
Indra pun mengatakan saat ini posisi Airlangga Hartarto (AH) sebagai ketua umum masih sangat baru yakni 7 bulan.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
9. Bro @airlangga_hrt bukan tipe anak mami, tapi sedikit priyayi, walau ayahnya menteri selama 4 periode. Ia adalah Wakil Ketua OSIS di SMA Kanisius samping PP Muhammadiyah yang merupakan SMA favorit dengan kurikulum peninggalan Belanda di bawah Pater J Drost.
10. Walau merupakan Anak Menteng yang ndak doyan kelahi seperti anak-anak Boedoet en Bulungan, Bro @airlangga_hrt lebih memilih masuk Fak Teknik UGM bareng Taufik Rahzen, Nirwan Arsuka, @jokowi dll. Ya tau sendirilah, anak-anak Kaliurang yang tentu lebih udik daripada anak UI Depok.
11. Di UGM, @airlangga_hrt masuk Kelompok Studi Teknosofi pimpinan Taufik Rahzen -- guru ilmu hitam saya dengan @Fahrihamzah --, terpilih jadi anak Jurusan Mesin pertama yang jadi Ketua Senat Mhs FT UGM, saat @jokowi masih mahasiswa & suka naik gunung.
12. Karena kakeknya orang media -- selain punya perkebunan teh di Kuningan -- @airlangga_hrt memacu laju pers kampus di eranya. Dari pertemuan organ-organ pers kampus yang ia fasilitasi di FT UGM, lahirlah embrio Majalah Balairung yang legendaris itu.
13. Udah, saya lompat aja. Sing penting, kalau ada yang bicara aktivis2an lagi, nuduh @airlangga_hrt en @jokowi bukan aktivis mahasiswa; bahan saya segudang untuk kontraskan dengan Capres yang mereka usung. Jangan coba2 lagi main ala Obor Rakyat, ya. Ntar terbakar!
14. Maaf, terganggu bentar. Para #GerilyawanJokowi lagi angkat bambu runcing, ajuin protes atas kultwit #JokowiAIR ini. Saya katakan: INI SIKAP PRIBADI saya. Tapi saya patuh, tunduh & hikmat kepada siapapun yang diputuskan sebagai Cawapres.
15. Pikiran betapa @airlangga_hrt punya conflict of interest sebagai Ketum DPP Partai Golkar yang bisa membuat ia melaju kencang sebagai #Capres2024_2029 sama sekali tak berdasar. Posisi Wapres tak seideal itu.

Kicau Indra (Capture Twitter)
16. Big Data yang saya punya: lebih dari 90% individu yang ada dalam posisi WAKIL (presiden, gubernur, bupati & walikota) -- walau sempat juga jadi Presiden or Kepala Daerah Pengganti -- yang GAGAL TERPILIH. Sebut sj: Habibie, Mega, JK, Ahok, Rano, Gus Ipul, Deddi Mizwar, etc.
17. Struktur saraf manusia tidak bisa diubah dalam waktu singkat kampanye. Jika dalam 5 tahun atau kurang seseorang masuk ke pikiran publik sebagai WAKIL; publik akan lebih memilih NEO COMER dengan kapasitas Chief. Ini sudah terbukti dalam banyak studi.
18. Jadi jika berpikir @airlangga_hrt sebagai Wapres RI 2019-2024 akan lancar2 saja sebagai Presiden RI 2024-2029; berarti lupa ada @aniesbaswedan, @ganjarpranowo, @ridwankamil atau @basuki_btp. Wakil itu bulan, Chief itu matahari. Moon get the light from the sun.
19. Kenapa @airlangga_hrt lebih powerful untuk #NawacitaJilid2, ketimbang sosok2 yang disebut masuk spektrum RELIGIUS? Sejak Perang Paderi 1821-1837; bagi saya soal2 kiri-kanan sudah selesai. Pesantren2 moderen makin banyak. Middle class muslim hebat2.
20. Orang seperti @airlangga_hrt bakal sangat hormat kepada sosok2 seperti kyai, ustaz, pendeta, pastor, santri, dll. AH tidak akan pernah menggunakan bahasa agama, apalagi ayat2 perang, untuk membuat front politik. Jangan cibirkan fasih bibirnya dalam membaca ayat2.
21. TAPI, suruhlah @airlangga_hrt menyusun draft legislasi guna memasukkan ayat2 atau bahasa agama, seperti ekonomi syariah, pajak syariah, internet syariah, industri syariah: DIA BIANGNYA. Itulah mestinya kerja legislator!!!
22. Saya bisa sebut berapa puluh UU yang lahir dari kerja2 legislasi @airlangga_hrt selama di DPR RI. Semua presiden ia layani. Dari UU makro hingga mikro. Dengan legislasilah ekonomi nasional dibentengi, bukan dengan meme2 ndak jelas, lalu sebut diri sebagai legislator. Meh!," kicau Indra J Piliang.
(TribunWow/Tiffany Marantika)