Pindah ke Partai Nasdem, Lucky Hakim Bantah Terima Uang Rp 2 Miliar
Lucky Hakim membantah pernyataan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yang menuding dirinya menerima uang Rp 2 miliar untuk pindah ke Partai Nasdem.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Lucky Hakim membantah pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan yang menuding dirinya menerima uang Rp 2 miliar untuk pindah ke Partai Nasional Demokrat (Nasdem).
Lucky juga mengaku tidak pernah mengirimkan pesan WhatsApp (WA) atau SMS terkait terkait hal tersebut pada Zulkifli.
"Saya nggak pernah WA Pak Zul dan nggak pernah SMS apalagi ada kata-kata uang dan miliar," tutur Lucky, Rabu (18/7/2018), seperti yang dilansir TribunWow.com dari laman resmi partai Nasdem, partainasdem.id.
Lucky menyebut pernyataan Zulkifli ialah mengada-ngada dan menantang Ketua MPR RI itu untuk membuktikan percakapannya.
"Pak Zulkifli asal bicara, atau bisa jadi ada kader pengecut yang mengatasnamakan saya dan mengirim sms ke dia. Namun, saya pastikan bukan dari nomor saya, mana buktinya saya SMS atau WA dia," ujarnya.
• Jokowi-JK dan Prabowo Subianto Jenguk SBY, Ani Yudhoyono Bagikan Kondisi Terkini sang Suami
Lebih lanjut Lucky menjelaskan mundurnya dia dari PAN dikarenakan ada permasalahan internal partai yang ingin melakukan pergantian antar waktu (PAW) pada dirinya yang saat itu masih duduk di Komisi X.
Merasa tersinggung, akhirnya Lucky memutuskan hengkang dari PAN pada 11 April 2018.
"Saya mundur karena sudah muak bertahun-tahun beberapa kali disidang untuk PAW, lalu ketika saya tidak bisa hadir dalam tugas ke Jawa Barat, rapat harian memutuskan saya di PAW pada tanggal 31 Januari 2018," paparnya.
Melansir Kompas.com, Zulkifili Hasan sebelumnya mengungkapkan bahwa Lucky Hakim pindah ke Partai Nasdem karena diberikan uang sebesar Rp 5 miliar.
Zulkifli mengaku mengetahui hal itu dari Lucky melalui pesan singkat.
Dari Rp 5 miliar, baru Rp 2 miliar yang ditransfer ke Lucky.
"Kalau Lucky transfer dari lima miliar (rupiah), tapi baru terima dua miliar (rupiah). Dia SMS ke saya. Ada WA-nya (pesan Whatsapp) selain karena PAW (pergantian antarwaktu)," ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/7/2018) sepeti yang dikutip dari Kompas.com.
(TribunWow.com/Ananda Putri Octaviani)