Breaking News:

Jokowi Imbau Rastra Jangan Terlambat ketika Disurvei, Fahri Hamzah: Modus Lama Tipuan Statistik

Berikut ini kutipan penyataan Jokowi dalam unggahan video netizen @rajapurwa yang dirangkum TribunWow.com.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Claudia Noventa
Kolase TribunWow.com
Fahri Hamzah dan Jokowi 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah memberikan komentar terkait video yang ditautkan netizen, Selasa (17/7/2018).

Dalam tautan tersebut, tampak video Jokowi di Kompas TV yang berbicara di depan mimbar.

Pada video itu, terdapat potongan video berdurasi 41 detik yang diunggah oleh akun netizen, @rajapurwa.

Berikut ini kutipan penyataan Jokowi dalam unggahan video netizen yang dirangkum TribunWow.com.

Komentari Rencana Pertemuan Prabowo dan SBY, Politikus Golkar: Antara Kejutan dan Kedutan

"Saya minta Menko (Menteri Koordinator) untuk mengkoordinasi hal seperti ini, ini sebuah urusan koordinasi saja.

Sehingga jangan sampai pas pembagian rastra (beras sejahtera, dulunya raskin) nya terlambat pas itu dilakukan survei, masalah itu saja sebetulnya, bukan masalah yang lain-lain yang fundamental.

Kalau kemarin sinkron gak akan, saya jamin pasti turun yang namanya kemiskinan itu.

Hanya masalah keterlambatasn rastra itu sampai ke rumah tangga sasaran," ujar Jokowi.

Menanggapi tweet itu, Fahri Hamzah memberikan komentar jika hal itu adalah modus lama untuk tipuan statistik.

"Modus lama tipuan #StatistikTipu memalukan!," jawab Fahri.

Tautan video dalam berita tersebut merupakan video yang ditayangkan melalui Kompas.com sekitar 11 bulan yang lalu.

Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata Beberkan Alasan Menggelar Pernikahan di Bhutan

Berikut ini video lengkapnya:

Sementara itu, dikutip TribunWow.com dari Tribunnews, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami titik terendah dalam hal persentase kemiskinan sejak tahun 1999, yakni sebesar 9,82 persen pada Maret 2018.

Dengan persentase kemiskinan 9,82 persen, jumlah penduduk miskin atau yang pengeluaran per kapita tiap bulan di bawah garis kemiskinan mencapai 25,95 juta orang.

"Maret 2018 untuk pertama kalinya persentase penduduk miskin berada di dalam 1 digit. Kalau dilihat sebelumnya, biasanya 2 digit, jadi ini memang pertama kali dan terendah," kata Kepala BPS, Suhariyanto, saat menggelar konferensi pers di kantornya, Senin (16/7/2018).

Jubir PSI Sebut Fahri Hamzah Melontarkan Kritikan dengan Lantang tanpa Pengetahuan dan Pemahaman

Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, yaitu September 2017, persentase kemiskinan tercatat sebesar 10,12 persen atau setara dengan 26,58 juta orang penduduk miskin di Indonesia.

Bila dirinci lagi, terdapat penurunan persentase penduduk miskin baik di perkotaan maupun di perdesaan.

Persentase penduduk miskin di perkotaan per Maret 2018 sebesar 7,02 persen, turun dibandingkan September 2017 sebesar 7,26 persen.

Sama halnya dengan di perdesaan, di mana persentasenya pada Maret 2018 sebesar 13,20 persen, turun dari posisi September 2017 sebesar 13,47 persen.

Suhariyanto mengungkapkan, sejumlah faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan dari September 2017 hingga Maret 2018 adalah inflasi umum dalam periode itu sebesar 1,92 persen.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
JokowiFahri HamzahTwitter
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved