Breaking News:

PIlpres 2019

Ketum Golkar Airlangga Hartarto Datangi Partai Demokrat di Kediaman SBY

Ketua Umum Partai Golkar yang merupakan koalisi dari kubu Joko Widodo (Jokowi) mendatangi Partai Demokrat di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Fachri Sakti Nugroho
INSTAGRAM
Pertemuan Airlangga dan Hinca Pandjaitan 

Diketahui, Airlangga Hartarto merupakan satu diantara sejumlah sosok yang masuk sebagai kandidat cawapres Jokowi.

Meski demikian, Jokowi yang mengaku sudah mengantongi nama cawapres yang akan ia pilih belum juga mengumumkan siapa sosoknya.

Jokowi beralasan ia masih menunggu momen yang tepat untuk mengumumkan.

Di sisi lain, lawan kuat Jokowi, Prabowo Subianto juga melakukan komunikasi dengan Demokrat.

Usai pertemuan dengan Gerindra, Demokrat bahkan membahas hasil pertemuan tersebut di sidang majelis tinggi mereka.

Meski demikian, Demokrat juga mengumumkan keputusan atau langkah politik yang akan mereka ambil di Pilpres 2019.

Sebelum TGB, Para Tokoh Ini Juga Beralih Dukungan dari Prabowo ke Jokowi

Dikutip dari Kompas.com, Demokrat menunggu siapa cawapres yang akan diusung oleh Jokowi dan Prabowo diumumkan.

Menurut SBY, waktu Jokowi maupun Prabowo mengumumkan cawapres merupakan saat yang sangat menentukan dan ditunggu.

Ketika ini terjadi, maka ini akan menjadi momentum perubahan keadaan alias game changer.

Hal ini berdasarkan pada pengalamannya dua kali mencalonkan diri sebagai presiden, kata SBY.

"Saya sebagai seorang veteran capres, dua kali menjadi capres. Memang yang akan mengubah keadaan nanti ketika Jokowi dan Prabowo mengumumkan siapa cawapresnya. Itu akan menjadi game changer," kata SBY.

Menurut SBY, politik cenderung sangat dinamis.

Namun demikian, ia memprediksi tanggal 9-10 Agustus 2018 atau menjelang masa akhir pendaftaran capres dan cawapres adalah periode puncak dinamika politik.

Apalagi jika Jokowi maupun Prabowo mengumumkan cawapresnya menjelang masa penutupan pendaftaran.

"Bisa dibayangkan beliau baru mengumumkan tanggal 9 Agustus begitu berarti kan tinggal 24 jam kali dua," imbuh SBY.

Meski demikian, SBY menyebut jika partainya sudah melakukan pemetaan politik, termasuk sejumlah opsi terkait pergerakan politik sejumlah tokoh.

"Sehingga segenting, se-chaos apapun nanti pada tanggal 9-10 Agustus insya Allah Demokrat akan bisa menetapkan pilihan yang kami pandang paling tepat," ungkap SBY.

(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/2
Tags:
Airlangga HartartoHinca PandjaitanSusilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved