Breaking News:

Faizal Assegaf Sebut Acara IMF-Bank Dunia Akan Jadi Nutrisi Politik Bagi Oposisi

Faizal Assegaf menyebut jika acara pertemuan Bank Dunia dan IMF akan menjadi nutrisi politik jelang Pemilihan Presden (Pilpres) 2019.

Penulis: Woro Seto
Editor: Wulan Kurnia Putri
KOLASE/TRIBUNWOW.COM
Jokowi dan Faizal Assegaf 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Progres 98, Faizal Assegaf menyebut jika acara pertemuan Bank Dunia dan IMF akan menjadi nutrisi politik jelang Pemilihan Presden (Pilpres) 2019.

Dilansir TribunWow.com dari akun Twitter @faizalassegaf yang ia tuliskan pada Jumat (29/6/2018), Faizal menyebut jika pertemuan tahunan antara IMF dan Bank Dunia yang akan diselenggarakan di Bali bisa menjadi isu krusial.

Terlebih menurutnya, kondisi rupiah yang saat ini sedang anjlok.

Faizal menyebut, dua kondisi tersebut bisa menjadi nutrisi politik bagi oposisi untuk menyerang pemerintah.

"Rencana RI sbg tuan rumah pertemuan tahunan Bank Dunia - IMF bakal jd isu paling krusial jelang Pilpres 2019.

Lebih dikhawatirkan momen tsb muncul bersamaan dgn kian anjloknya nilai rupiah, sdh pasti memberi 'nutrisi politik' bg oposisi.

Semoga nilai rupiah sgr bangkit!" tulisnya.

Diketahui, Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia 2018 akan diselenggarakan di Bali, 8-14 Oktober 2018.

Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) telah dan terus melakukan persiapan menjelang perhelatan internasional yang diprediksi bakal dihadiri 15.000 orang tersebut.

Kepala Unit Kerja Pertemuan IMF-Bank Dunia 2018 Peter Jacobs menyatakan, pertemuan ini harus dimanfaatkan secara serius oleh Indonesia untuk menggenjot sektor pariwisata.

Sehingga, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi tuan rumah, namun memperoleh manfaat lebih.

"Kita (Indonesia) sudah dapat manfaat sebenarnya, 15.000 orang itu akan melakukan transaksi ekonomi di Bali, ada meeting, makanan dan minuman, pariwisata, dan sebagainya," kata Peter dalam media briefing di Jakarta, Senin (26/2/2018) yang dilansir dari Tribunnews.com.

Peter pun mengungkapkan, terkait dengan hal ini, pemerintah telah menyiapkan daerah-daerah wisata di luar Bali yang sekiranya dapat menjadi destinasi wisata bagi para delegasi dan peserta pertemuan tersebut.

Sementara itu, diberitakan Kontan pada Jumat (29/6/2018), pada pukul 08.59, rupiah tembus di angka Rp 14.415 per dollar AS.

Angka yang berasal dari Bloomberg itu menunjukkan jika rupiah melorot 0,14 persen dari level penutupan sehari sebelumnya yang berada di angka Rp 14.394.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Faizal AssegafJokowiSri Mulyani Indrawati
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved