Melania Trump Tuai Kontroversi usai Kenakan Jaket 'I Really Don't Care' saat Kunjungi Migran Anak
Menjadi Ibu Negara Amerika Serikat, apapun yang dipakai Melania Trump tentunya akan menyedot perhatian.
Penulis: Ekarista Rahmawati Putri
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Menjadi Ibu Negara Amerika Serikat, apapun yang dipakai Melania Trump tentunya akan menyedot perhatian.
Namun jaket yang dikenakan Melania ketika mengunjungi anak-anak Imigran di penampungan Texas, menjadi perbincangan di berbagai media.
Melania mengenakan jaket warna hijau dengan tulisan besar berbunyi, I really don't care, do u? (Aku benar-benar tak peduli, kamu?).
Jaket keluaran Zara itu memang hanya dibanderol harga $39 atau sekitar Rp 550 ribu.
Namun bukan harga yang jadi sorotan, namun pesan 'tersembunyi' Melania Trump dibalik jaketnya.
• Raditya Dika Keheranan usai Bagikan Pengalaman Mistis Rumah Terseram di Jogja

Jaket itu terlihat tidak wajar dikenakan Ibu Negara AS, terutama mantan model yang dikenal dengan selera desainer kelas atas.
Publik juga merasa Melania tak peka dengan isu imigran yang masih menjadi polemik besar di negaranya.
Melansir dari BBC, istri Trump terlihat memakai jaket itu saat sedang dalam perjalanan untuk bertemu dengan anak-anak migran yang berada di penampungan di Texas.
Anak-anak Imigran tersebut terpisah dari orang tua mereka karena orang tuanya adalah imigran ilegal yang akhirnya dihukum penjara karena kebijakan Luar Negeri Trump.
• Jadwal Siaran Langsung Pertandingan Piala Dunia di TransTv: Sabtu 23 Juni 2018 Mulai Pukul 19.00 WIB
Memang Melania melepaskan jaket itu selama kunjungan namun kemudian ia memakainya kembali saat balik pulang.
Hal tersebut menjadi perhatian awak media dan mengundang kritik dari berbagai pihak.
Lalu juru bicara Melania Trump, Stephanie Grisham memberikan konfirmasi terkait hal tersebut.
"Itu hanya jaket. Tidak ada pesan tersembunyi," kata Stephanie Grisham kepada media AS, dilansir TribunWow.com dari BBC.
"Setelah kunjungan penting hari ini ke Texas, saya harap (jaket itu) bukan menjadi fokus media," tambahnya.
Juru bicara Melania pun memberikan konfirmasi lewat cuitannya.