Bela Komjen Iriawan, Teddy Gusnaidi: Tudingan yang Dikoarkan Para Politisi Itu Ngawur Semua
Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi turut menyoroti sejumlah tudingan yang dilayangkan terkait pengangkatan Komjen Pol Iriawan menjadi Pj Gubernur Jabar.
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi turut menyoroti sejumlah tudingan yang dilayangkan terkait pengangkatan Komjen Pol Iriawan menjadi Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Barat.
Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari cuitan @TeddyGusnaidi pada Kamis (21/6/2018).
Teddy Gusnaidi mengatakan jika tudingan yang menyebut Komjen Iriawan dwi fungsi jabatan adalah pernyataan ngawur.
Ia pun memberkan sejumlah alasan dan kasus serupa yang pernah terjadi.
Berikut pernyataan lengkapnya.
• Guntur Romli Bahas Mudik Neraka Habiburokhman, Fahri Hamzah: Kebohongan Publik, Bisa Lapor Polisi
"1. Polisi kok berpolitik? itu adalah tudingan yang mereka alamatkan kepada Komjen M. Iriawan yang menjadi Penjabat Gubernur Jawa barat.
Mereka katakan, para pendahulu susah payah tidak boleh dwifungsi Polri, kok kini M. Iriawan menjadi Penjabat Gubernur Jawa barat?.
2. Jelas itu statement ngawur yang terus dikumandangkan.
Saya beberapa hari lalu sudah paparkan bahwa pada Desember 2016, Irjen pol Carlo tewu diangkat menjadi Penjabat Gubernur Sulbar.
Tidak ada yang protes dan menuding seperti sekarang.
Tapi kenapa baru sekarang ribut?
3. Jawabannya simple karena mereka ingin menyerang Jokowi, karena sekarang sudah dekat Pilpres.
Ini sudah bukan lagi perdebatan soal aturan, tapi sudah politik praktis.
Tapi saya tidak akan bahas soal Irjen Pol Carlo Tewu, saya hanya akan paparkan kengawuran para penuding.
• Disebut Iri usai Beri Catatan Buruk di Ulang Tahun Jokowi, Nadirsyah Hosen Pamer Sejumlah Hal
4. Semakin mereka menuding bahwa polisi berpolitik, maka semakin tampak kengawuran mereka.
Karena Polisi, TNI, Gubernur dan sebagainya bahkan sampai Presiden, itu WAJIB BERPOLITIK.