Teddy Gusnaidi: Sebagai Politikus Saya Wajib Jelaskan Pembelajaran Politik agar SBY dan AHY Mengerti
Teddy Gusnaidi kembali memberikan kritikannya mengenai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Anggap saja ini kuliah gratis dari saya, kalau besok-besok tentu ada biayanya, hehehe.
Agus jangan hanya baca teks saja kalau main pidato-pidatoan, tapi harus paham apa isi teks itu. Agar supaya tidak dijadikan bahan tertawaan.
TNI/Polri/PNS/Kepala daerah dan sebagainya HARUS BERPOLITIK.
Kalau tidak berpolitik artinya seorang TNI/Polri hanya makan gaji buta.
Agus kalau tidak berpolitik waktu aktif di TNI, artinya dia hanya makan gaji buta saat itu.
Yang tidak boleh bagi TNI/Polri/PNS/Kepala daerah dan sebagainya itu adalah melakukan POLITIK PRAKTIS atau berpolitik praktis.
Misalnya dengan kekuasaannya, melakukan keberpihakan ke salah satu calon atau partai. Itu yg dilarang, tapi kalau berpolitik itu WAJIB.
Saran saya, @AgusYudhoyono reka ulang pidato-pidatoannya.
Kumpulin lagi anak buah bapaknya, lalu dia baca ulang teks yang sudah direvisi, direkam, agar bisa disebarkan tim hore untuk dipuja-puji.
Video yang lama ditarik dari peredaran, sebarkan video hasil revisi.
Itu saja saran gratis saya, karena ini juga bagian dari kewajiban Partai politik untuk memberikan pendidikan politik ke masyarakat.
Ditunggu hasil revisi video pidato-pidatoan agus ya.. @AgusYudhoyono
@SBYudhoyono
Terima kasih," (Tribunwow/Tiffany Marantika)