Fahri Hamzah: Pak Jokowi Berhentilah Memperkeruh Suasana Ramadan
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah tampak menyinggung soal radikalisme.
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
Ia kemudian menuding jia pihak-pihak yang menghindar akan mengambil peran adu domba.
Fahri pun menngungkapkan apabila kejahatan adu domba telah menjadi narasi resmi negara.
Menurutnya, korban dalam peperangan ini adalah rakyat.
• Fadli Zon Sebut BUMN di Ambang Krisis Utang yang Serius, Rustam Ibrahim Beberkan Hal Sebaliknya
Perang itu nantinya juga akan menjebak kawan yang lugu dan kurang akal.
Fahri juga mengatakan jika pemerintah menang seperti membawa dendam.
Di mana mereka gagal mencerna pertarungan dan arti kemenangan.
@Fahrihamzah: Siapakah yang radikal dalam sejarah? Bukan orang beragama.
Radikalisme itu produk komunis dan sekuler.
Tuduhan bahwa orang beragama (Islam) radikal baru muncul belakangan.
Dan di bulan Ramadhan ini rasanya mereka mengumumkan perang.
Aku akan layani satu persatu.
@Fahrihamzah: Dengan kacamata peradaban, kita akan tahu anatomi dari perang ini.
Kita tahu kapan ia mulai, SIAPA yang memulai, yang meniupkan terompet komando dan yang memilih lokasi pertempuran.
Kita juga tahu siapa yang dikorbankan.
Dan cara mengeksekusinya.