Breaking News:

Kisah Abdurrahman Taib yang Batal Meledakkan Kafe karena Melihat Ada Wanita Berjilbab

Peringatan Nuzulul Quran di Lapas Klas I Malang dihadiri Abdurrahman Taib (45), mantan narapidana kasus terorisme yang sudah berbaur dengan masyarakat

Editor: Fachri Sakti Nugroho
istimewa
Eks teroris Taib. 

Ia memerintahkan bawahannya untuk melakukan pengeboman di sebuah cafe di Bukit Tinggi.

“Saya pernah berniat mengebom cafe di Bukit Tinggi karena banyak turis orang kafir. Ketika mau diledakkan, di kafe itu ada wanita berhijab yang masuk. Akhirnya kami batal, bomnya off dan dibawa pulang,” terang Taib.

Pengeboman itu pun akhirnya gagal. Pasalnya, ada perempuan berjilbab.

Isu Jusuf Kalla Maju Cawapres, Rizal Ramli: Berani dan Ambisius Amat

Dalam keterangan Taib, tidak semestinya membunuh sesama muslim.

Saat itu, tindakan memerangi dan membunuh orang kafir dinilai benar oleh Taib.

Namun ia tidak berpikir kalau Indonesia adalah negara yang mayoritas muslim.

Dalam doktrin yang ia terima, Indonesia adalah negara yang tidak menerapkan syariat Islam sehingga pemerintahannya dianggap kafir.

Jika pemerintahannya kafir, maka pemimpinnya adalah kafir, termasuk TNI/Polri dan penegak hukum lainnya yang melindungi pemerintah juga masuk kategori kafir.

“Itu yang saya pahami dahulu,” paparnya.

Tindakan teror atau bunuh diri dengan embel-embel jihad itu tujuaannya untuk mencari surga.

Menurut Taib, hal itu adalah keliru.

Ia menegaskan, jihad tidak melulu soal perang, tapi juga dengan tindakan lain. Bahkan, mencari nafkah untuk keluarga juga masuk 
kategori jihad.

“Jihad itu baik dan harus dilakukan dengan iklhas tapi kalau caranya tidak sesuai tuntunan rasullah, maka dia tidak akan dapat pahala. Misal kita ikhlas melaksanakan salat subuh, tapi kalau kita salat subuh tiga rakaat, apakah benar?” tanya Taib kepada ratusan narapidana.

Ditegaskan Taib, kelompok teroris akan semakin radikal jika dimusuhi.

Pasalnya, mereka beranggapan, Islam lahir dalam keterasingan maka akan kembali terasing.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Tags:
Nuzulul QuranMantan TerorisMalang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved