Politisi Demokrat Unggah Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Tahun SBY dan Jokowi Menjabat jadi Sorotan
Sejumlah Politisi Partai Demokrat mengunggah pertumbuhan ekonomi Indonesia menurut World Bank melalui akun Twitter masing-masing, Senin (4/6/2018).
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Sejumlah Politisi Partai Demokrat mengunggah pertumbuhan ekonomi Indonesia menurut World Bank melalui akun Twitter masing-masing, Senin (4/6/2018).
Data tersebut pertama kali diunggah oleh akun Twitter @Demokrat_TV.
"Jelas Bedanya..," tulis @Demokrat_TV.

Unggahan @Demokrat_TV (Twitter)
Pertumbuhan ekonomi Indonesia ini dimulai dari tahun 1998 hingga 2017.
• Sindir Fahri Hamzah soal Teroris Masuk Kampus, Rustam Ibrahim: Mbok Ya Mikir
Tahun tersebut merupakan tahun dari Mantan Presiden Habibie, Gus Dur, Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Pemerintahan saat ini, Joko Widodo (Jokowi).
Di akhir data juga disajikan rata-rata masing-masing pertumbuhan sesuai dengan masa pemerintahan yang menjabat.
Rata-rata tersebut antara lain, 1998-2004 (Habibie, Gus Dur, Megawati) dengan 0.92, 2004-2014 (SBY) 6.22, dan 2014-2017 (Jokowi) 4.99.
Dari data tersebut, politisi partai Demokrat seperti Andi Arief, Hinca Pandjaitan, dan Ferdinand Hutahaen kembali mengunggah ke akun Twitter mereka.
Seperti unggahan Andi Arief melalui @AndiArief__.
"Pertumbuhan ekonomi Indonesia antara tahun 1998 sampai tahun 2017. Tentu akan terasa bedanya jika kita hidup dengan pertumbuhan ekonomi 6 persen dan 5 persen seperti sekarang ini," tulis Andi Arief.
• Foto dengan Rizieq & Prabowo di Mekah, Amien Keluhkan Postingannya Dihapus Sepihak oleh Instagram

Twitter Andi Arief (Twitter)
Andi membandingkan pertumbuhan ekonomi zaman SBY dengan 6 persen sedangkan zaman Jokowi di angka lima persen.
Sedangkan politisi Hinca Pandjaitan hanya me-retweet data tersebut tanpa menuliskan pendapatnya.
Ferdinand Hutahaen juga mengunggah data tersebut dan menuliskan pendapatnya bahwa data itu ia tunjukkan supaya yang selalu membicarakan ekonomi Indonesia lebih membaik sekarang ini padahal menurut data Bank Dunia justru menurun.
• Sindir Jokowi, Rachland Nashidik: Rakyat Bukan Cuma Mau Sepeda, Anda Tak Sensitif
"Untuk informasi saja, data dari bank dunia. Biar pd ngerti yg sll bilang sekarang lbh baik. Masa ekonomi menurun dibilang lebih baik? Hiduplah dengan kebenaran, bukan dengan hoax," tulis Ferdinand Hutahaen, @LawanPolitikJKW.

Tweet Ferdinand Hutahaen (Twitter)
Namun beberapa netizen mempertanyakan perolehan data tersebut karena tahun yang dijabat SBY dan Jokowi memiliki perbandingan yang tidak sama.