Kepergian Ali Banat, Pemuda Australia yang Menginspirasi Seluruh Penjuru Dunia karena Kebaikannya

Ali Banat bukanlah seorang imam, kyai, atau ustaz, tapi kabar meninggalnya pemuda muslim Australia ini menyeruak menembus batas negara.

Kepergian Ali Banat, Pemuda Australia yang Menginspirasi Seluruh Penjuru Dunia karena Kebaikannya
Kolase TribunWow.com
Ali Banat 

Dua perusahaan miliknya sendiri terus berkembang serta hidup dalam kemewahan, layaknya sebuah mimpi bagi banyak anak muda.

Kabarnya, dia mempunyai mobil Ferrari Spider yang harganya 600 ribu US dollar, gelang berlian seharga 60 ribu US dollar, sepatu Louis Vuitton seharga 1,300 US dollar.

Bahkan ada yang menyebut harga sandal jepit yang digunakan Ali untuk ke toilet senilai 700 US dollar. Itu sudah cukup menegaskan nilai kekayaan pemuda ini.

Kabar Hengkangnya Joey Suk ke Indonesia Bikin Media Belanda Ikut Heboh

Tapi, di tahun 2015, Ali divonis memiliki kanker stadium empat dalam tubuhnya dan sejak itu pula kanker terus mengerogoti tubuhnya.

Dokter di Australia saat itu memperkirakan jika usianya hanyalah kurang dari setahun lagi.

Pada awalnya, berita ini membuat Ali shock.

Tetapi ia segera mengambil kabar ini dengan cara yang paling positif dan menganggapnya sebagai “karunia” dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Ali menjadikan penyakit ini sebagai sarana untuk mengubah hidupnya, meninggalkan apa yang menurutnya bersifat keduniawian.

Ali kemudian mengakhiri kehidupan mewah dan mendedikasikannya untuk membantu orang lain.

Ia pernah diwawancara oleh 'Living Muslim', sebuah serial video produksi komunitas Muslim Australia, yang ditayangkan di Facebook pada November 2015 lalu.

"Saya diberi karunia oleh Allah, Alhamdulillah, dengan kanker yang ada di seluruh tubuh saya," ujar Ali dalam video tersebut.

"Sebuah karunia karena Allah memberikan kesempatan bagi saya untuk berubah."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved