Breaking News:

Fadli Zon Angkat Bicara Terkait Sejumlah Kasus e-KTP: Kita Perlu Belajar dari Pilkada DKI 2017

Ada sejumlah kasus yang dibahas oleh Fadli Zon, diantaranya kasus e-KTP yang tercecer di Bogor, KTP Palsu, hingga surat keterangan (suket).

Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
Tribunnews
Fadli Zon 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon turut menanggapi berbagai persoalan terkait KTP elektronik (e-KTP).

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitternya yang diunggah pada Selasa (29/5/2018) mengutip omongannya dalam acara ILC.

Ada sejumlah kasus yang dibahas oleh Fadli Zon.

Diantaranya kasus e-KTP yang tercecer di Bogor, KTP Palsu, hingga surat keterangan (suket).

Untuk persoalan suket, menurutnya bisa belajar dari Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Berikut pernyataan lengkap Fadli Zon terkait hal tersebut.

"1) Tadi sy bicara di @ILC_tvOnenews terkait #ILCMisteriEKTP.

Ruhut Sitompul: Menuduh Jokowi Suka Blunder, Menunjukkan AR Makin Stress

Belakangan publik kembali diresahkan dgn ditemukannya ribuan E-KTP yg tercecer di ruas Jalan Raya Salabenda, Bogor, Jawa Barat pd Sabtu (26/5) lalu.

2) Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan E-KTP yg tercecer tsb rusak atau invalid, dan diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu ke Gudang Kemendagri di Semplak Bogor.

3) Kejadian tsb tentu sj menimbulkan banyak prasangka dri masyarakat.

Apalagi pilkada serentak dan pemilu sdh dekat. Ini tahun politik.

4) Munculnya prasangka publik thdp tercecernya E-KTP di Bogor ini sgt beralasan, mengingat kasus yg terkait e-KTP bukan kali ini saja.
Sebelumnya sdh banyak terjadi rentetan kasus lainnya. #ILCMisteriEKTP

5) Pd thn 2014, Mendagri sendiri menyatakan telah menemukan kartu E-KTP palsu yg beredar di masyarakat, yg diduga buatan China dan Prancis.

Ini disampaikan dlm Rapat Kerja Nasional Pencatatan Sipil thn 2014 di Yogyakarta. #ILCMisteriEKTP

6) Pd thn 2015, dari penyelidikan ttg KTP Palsu, terungkap bhw WNA bs membayar Rp 8 juta untuk mendapatkan paket, yg terdiri atas kartu keluarga dan kartu tanda penduduk dari Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Barat.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Fadli ZonTwitterEKTP
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved