Breaking News:

Bom di Surabaya

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Probolinggo, Bawa Keluar Koper hingga Kaleng Mencurigakan

Densus kembali menangamankan satu terduga teroris di Perum Sumber Taman Indah, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jumat (18/5/2018) sore.

Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
surabaya.tribunnews.com/galih lintartika
Tim Gabungan Densus 88, Polda Jatim, dan Polres Probolinggo mengeluarkan sebuah koper dari rumah orangtua AG, terduga teroris di Probolinggo, Jumat (18/5/2018) malam. 

TRIBUNWOW.COM - Perburuan teroris oleh Densus 88 Antiteror terus dilakukan.

Densus kembali menangamankan satu terduga teroris di Perum Sumber Taman Indah, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jumat (18/5/2018) sore.

Penggerebekan ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa.

Apa saja yang ditemukan petugas dari penggeledahan tersebut?

Siapa mereka?

Simak 3 fakta yang berhasil dihimpun Tribunwow.com dari Surya.co.id berikut ini:

1. Menangkap Satu Terduga Teroris: AG

Densus 88 Antiteror bergerak mengamankan AG.

AG merupakan anggota dari jaringan HSA, MF, IS yang ditangkap lebih dulu oleh Densus.

Keempat orang ini terindikasi kuat terlibat dalam teror bom di tiga gereja di Surabaya, Polrestabes dan Sidoarjo.

Penangkapan AG di rumahnya ini lantaran rumahnya tak jauh dengan rumah tiga rekan sejawatnya.

Posting soal Terorisme di Facebook, Pilot Garuda Indonesia Akhirnya Dinonaktifkan

Diketahui, jaraknya hanya berbeda blok , tapi tetap satu lingkungan yang sama.

Informasinya, penangkapan AG ini merupakan hasil pengembangan penangkapan HSA, MF, dan IS.

Diketahui HSA atau yang memiliki nama lain amir sebagai pimpinan kelompok ini, sedangkan MF dan IS bertugas sebagai pengantin dalam jaringan ini yang siap meledakkan bom bunuh diri sewaktu-waktu.

2. Geledah Rumah Orangtua AG

Tak hanya rumah AG, Densus 88 Antiteror juga menggeledah rumah orangtua AG.

Saat penggeledahan pertama yang berlangsung selama 10 menit, penjagaan ketat dilakukan di sekitar rumah masa kecil AG.

Tak lama kemudian, petugas keluar dari rumah terduga AG dan membawa sebuah koper.

Koper tersebut lantas dimasukkan ke dalam mobil putih yang dibawa oleh tim penjinak bahan peledak (jihandak) Polda Jawa Timur.

3. Ditemukan Kaleng Mencurigakan

Setelah penggeledahan kedua di rumah orangtua AG, setelah digeledah sekitar 45 menit, Densus menemukan benda mencurigakan.

Soal Pengibaran Bendera Israel di Papua adalah Tradisi, Hidayat Nur Wahid Sebut-sebut Teroris

Dari penggeledahan tersebut, petugas mengamankan empat kaleng mencurigakan yang berisi bubuk hitam.

Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal mengatakan,"Isinya itu katanya menyerupai bahan peledak. Jadi, kami tidak bisa menggeledahnya lebih dalam karena khawatir ada bahan peledak lain yang masih tersimpan di dalam rumah itu".

Dirinya mengatakan penggeledahan dilakukan di rumah orangtua AG lantaran tempatnya yang berada di pemukiman padat penduduk.

"Bahaya. Ini pemukiman padat. Makanya , penggeledahan tidak bisa dilakukan lebih lanjut sampai tim jihandak Polda Jatim datang untuk sterilisasi di sekitar rumah itu," tambahnya.

Rupanya selain 4 kaleng mencurigakan, terdapat barang-barang lainnya yang turut disita petugas.

"Selain empat kaleng berisi bahan peledak itu, kami juga temukan senapan angin dan dua buah pedang, flashdisk, hp, dan lainnya," imbuhnya. (*)

Tags:
Bom SurabayaTerorismeProbolinggo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved