Breaking News:

Bom di Surabaya

Bom Surabaya! Ferdinand: Ganti Kepala BIN hingga Tak Bisa Bayangkan Nasib Bangsa 2 Bulan ke Depan

Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai jika Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) harus diganti.

Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Net
Ferdinand Hutahaean 

Semua ini imbas dr sikap pemerintah. Jgn jd hilang tanggung jawab akibat narasi tak pantas.
#BomSurabaya," kicau Ferdinand.

"Kalau hanya soal takut dan tidak takut, org bodoh yg tak paham ular berbisa pun tdk akan takut megang ular berbisa mematikan.

Jangan sampai kita jd bodoh krn hanya pd narasi tdk takut.

Tuntut tanggung jawab pemerintah. Pejabat keamanan jgn kebanyakan berpolitik
#BomSurabaya."

Menurut Ferdinand, masalah terorisme di Indonesia berasal dari adanya ketidak-adilan.

"Masalah terorisme ini lbh diakibatkan ketidak adilan. Kebencian yg dibangun akhirnya tumbuh akibat ketidak adilan yg dipelihara dan dipertontonkan secara vulgar olh penguasa.

Mmgnya masalah ketidakadilan selesai dgn narasi Kami Tidak Takut?
#BomSurabaya."

"Sy mengajak kita semua utk melihat #BomSurabaya adlh tragedi dsn kejahatan kepada kemanusiaan.

Kejahatan kemanusiaan itu bisa dilakukan olh siapa sj tanpa melihat agama dan sukunya.

Kejahatan kemanusiaan hrs dilawan dgn benar olh semua pihak. Bkn dgn narasi Kami Tidak Takut."

"Mari mengheningkan cipta, berdoa utk para korban. Jgn ada yg merasa senang melihat korban berjatuhan.

Kita semua adlh manusia yg sama, terlepas dr agamamu apa, sukumu apa. #BomSurabaya adlh teror dan kejahatan kpd kemanusiaan.

Kita hrs lawan dgn cara yg tepat."

Undang-Undang Terorisme

Ferdinand juga menyinggung mengenai Undang-Undang Terorisme yang sampai saat ini belum disahkan.

Halaman
123
Tags:
Bom Gereja SurabayaFerdinand HutahaeanTeroris
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved