Ketua DPC Gerindra Semarang Minta Maaf soal Isu Brimob di Kantornya, Kang Dede: Bikin Malu Prabowo
Ketua DPC Partai Gerindra Semarang, Sigit Ibnu Nugroho meminta maaf kepada Brimob dan jajaran kepolisian atas berkembangnya isu insiden di kantornya.
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Ketua DPC Partai Gerindra Semarang, Sigit Ibnu Nugroho meminta maaf kepada Brimob dan jajaran kepolisian atas berkembangnya isu insiden di kantornya.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas TV pada Senin (7/5/2018), Sigit membantah jika ada Brimob bersenjata melakukan penggeledahan terhadap kantor Gerindra terkait Kaos #2019GantiPresiden.
Sigit mengungkapkan jika kedatangan Brimob Polda Jawa Tengah hanyalah patroli biasa.
• Fahri Hamzah: Pemerintah Jangan Terlibat, Duduk Manis Aja
Sigit pun meminta maaf kepada seluruh masyarakat terkait pemberintaan yang berkembang.
Senada dengan hal tersebut, pihak kepolisian juga telah membantah jika mereka mendatangi kantor DPC Gerindra lantaran isu kaos tagar 2019 Ganti Presiden itu.
Pihak kepolisian menuturkan apabila kedatangan Brimob sudah sesuai SOP, di mana personel yang bertugas mengenakan pakaian seragam lengkap dengan rompi dan senjata.
Meski demikian, maksud kedatangan mereka hanyalah patroli biasa ke semua kantor partai politik dan tidak hanya ke kantor Gerindra saja.
• Tanggapi Omongan Dede Budhyarto, Rocky Gerung: Cetek Amat
Selain itu, kegiatan patroli ini juga telah rutin dilakukan.
Menanggapi hal itu, Kang Dede, sapaan Dede Budhyarto buka suara.
Menurutnya, tindakan Partai Gerindra tersebut justru membuat malu sang Ketua Umum, Prabowo Subianto.
@kangdede78: Sudah tabiat, menuduh Brimob @poldajateng_ sweeping kaos padahal pengakuan PALSU kader @Gerindra, bikin malu @prabowo .
Para pendukungnya dgn garang menuduh Pemerintah panik, eh..yg panik siapa yah?
Ketua DPC @Gerindra Minta Maaf kepada Kepolisian.
• Ruhut Sitompul: Deklarator #2019GantiPresiden Makin Kalap, Sudahlah Kembali Saja ke Jalan yang Benar

Diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Gerindra Fadli Zon bahkan langsung terbang ke Semarang usai mendapat laporan adanya Brimob bersenjata laras panjang mendatangi kantornya.
Menurut Fadli Zon, tindakan yang dilakukan oleh Brimob tersebut ilegal dan intimidatif.
• Fadli Zon Terbang ke Semarang Usai Dapat Laporan Brimob Datangi Kantor Gerindra Bawa Laras Panjang
Fadli Zon menuturkan jika pihaknya akan melaporkan hal ini kepada Propram untuk dilakukan investigasi lebih lanjut.
Fadli Zon bahkan meminta petugas Brimob yang bersangkutan dipecat jika terbukti menyalahi prosedur dan bersalah.
Fadli juga sempat menyebut jika ia mendapat laporan jika hal itu terkait dengan kaos #2019GantiPresiden.
Akan tetapi, berita tersebut justru akhirnya dibilang hoaks oleh Sigit melalui jumpa persnya di dampingi oleh pihak kepolisian. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)
• Ferdinand Hutahaean: Jokowi Jauh di Bawah Capaian SBY, Jangan Dibandingkan, Kasihan Jokowi Nanti