Begini Cara Baru Beli Kuota Internet Tanpa Bingung soal Registrasi dan Gonta-ganti Kartu
Banyak yang mengeluhkan bagaimana nasib pengguna paketan selanjutnya jika peraturan ini sudah benar-benar berjalan.
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Beredar info jika proses pemblokiran hingga kini tengah berlangsung untuk menindak beberapa nomor ponsel yang tidak di registrasi.
Bagaimapaun juga, hal ini sesuai dengan peraturan baru dari Keminfo, sebagai langkah tegas setelah memberikan waktu sekitar enam bulan bagi seluruh pelanggan seluler untuk mendaftarkan kartu SIM prabayar mereka.
Nampaknya dengan ditetapkannya regulasi untuk batas nomor yang diregristrasi akan menyulitkan untuk memiliki dua kartu dalam satu ponsel.
Seperti diketahui bersama selama ini kebanyakan orang Indonesia membeli kartu perdana baru yang berisi paketan internet.
Lalu, setelah paketan habis lantas kartu perdana tersebut dibuang, dan menggantinya dengan kartu baru yang berisi paketan.
Akibat kebiasaan tersebut, para pengguna dibuat kebakaran jenggot pascaperaturan ini muncul.
Banyak yang mengeluhkan bagaimana nasib pengguna paketan selanjutnya jika peraturan ini sudah benar-benar berjalan.
Nampaknya kekhawatiran ini akan sedikit terobati dan Anda mungkin bisa bernapas lega setelah membaca berita ini.
Pasalnya operator juga menyiapkan solusi terbaiknya untuk mengganti kartu perdana yang tak lama lagi tak bisa di gonta-ganti.
Mungkin cara mudahnya dengan un-registrasi untuk bisa terus menggunakan paketan data.
Namun jika cara tersebut dirasa cukup ribet mungkin solusi ini akan jadi alternatif terbaik.
Beberapa operator seluler indonesia kini tengah menyiapkan voucher data yang berisi paketan data, jadi dengan menggunakan voucher ini Anda tak perlu bingung soal registrasi dan pembelian data.

Cara kerjanya mudah dan seperti sewaktu voucher pulsa dulu sempat ramai di jual di konter-konter.
Anda tinggal membeli voucher data lalu anda menggunakan kode unik yang terdapat di dalam voucher tersebut dan secara otomatis nomor Anda akan terisi data.
Namun, hingga saat ini hanya baru beberapa operator saja yang sudah menjual voucher tersebut sedanglan beberapa operator lain belum memberikan informasi terkait paket data jika regulasi benar-benar berlaku.
