Breaking News:

Pasca Tantang Jokowi Debat di Forum Terbuka, Fahri Hamzah: Kuping Pejabat Aja yang Perlu Dipertebal

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah bersikeras mengatakan jika sikap kritis terhadap pemerintahan adalah hak rakyat.

Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
Kolase/ TribunWow.com
Jokowi - Fahri Hamzah 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah bersikeras mengatakan jika sikap kritis terhadap pemerintahan adalah hak rakyat.

Menurut Fahri, Publik banyak yang belum paham bahwa menjadi kritis adalah suatu kewajiban.

Hal ini ia utarakan melalui akun media sosial twitternya, @Fahrihamzah.

"Masalahnya terlalu banyak. Dan tak nampak selesai.

Apa yg tak nampak selesai dan janji yang tak nampak ditunaikan adalah hak publik untuk dipertanyakan.

Kalau punya jawaban ya paparkan jangan berputar menyalahkan.

Jika jawaban memuaskan pasti publik senang.

Adalah menjadi #HakRakyat untuk mengetahui apakah nasibnya semakin baik?

Apalagi dalam bangsa kita yang toleran terhadap kegagalan pemerintahan karena kita terbiasa hidup apa adanya dan Gak suka nuntut alias Nrimo.

Menjadi kritis adalah kewajiban, apalagi anggota @DPR_RI .

Saya sering bilang, sukses tukang dan pekerja pabrik dan pelabuhan gampang diukur dari jumlah barang yg diangkut atau diatur.

Tapi sukses negara dan pemerintahan samar. Kegagalan bisa saja diklaim sebagai sukses dan itu sering terjadi.

Negara bisa saja terjebak masalah yang dia buat sendiri sehingga dia sibuk mengurusi masalah yang dia bikin sendiri.

Lalu anggaran dan kewenangan diminta untuk menyelesaikannya.

Setelah sukses minta rakyat menghargai padahal tidak ada hubungannya dengan rakyat.

Halaman
123
Tags:
JokowiFahri Hamzah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved