Sri Mulyani Minta Masyarakat Manfaatkan Pelemahan Rupiah, Mardani Ali Sera: Utang Bisa Tambah Tinggi
Ketua DPP Partai PKS, Mardani Ali Serta memberikan tanggapan atas pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani soal pelemahan rupiah.
Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
TRIBUNWOW.COM - Ketua DPP Partai PKS, Mardani Ali Serta memberikan tanggapan atas pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani soal pelemahan rupiah.
Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @MardaniAliSera, yang ia tuliskan pada Kamis (26/4/2018).
Awalnya, Sri Mulyani Indrawati meminta agar momentum pelemahan rupiah ini bisa dimanfaatkan oleh dunia usaha untuk mendorong laju ekspor. Sebab, dengan melemahnya rupiah, nilai yang diterima eksportir bisa lebih tinggi.
Terlebih saat ini perekonomian global tengah meningkat sehingga permintaan dari negara-maju juga semakin tinggi. Pada tahun ini hingga 2019, pertumbuhan ekonomi global diperkirakan sebesar 3,9% atau naik tipis dari proyeksi sebelumnya hanya 3,8%.
• Usai Filler Bibir, Penampilan Terbaru Cynthiara Alona Disebut Mirip Mpok Atiek
"Ekspor kita harus bisa dipacu lebih bagus, karena memang kesempatannya adalah hari ini. Mumpung global growth masih positif dan oleh karena itu permintaan dari negara-negara yang memiliki pertumbuhan relatif tinggi,” kata Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Kamis (26/4) yang dilansir dari Kontan.co.id
Sri Mulyani juga memberikan conttoh negara India yang mengalami kasus yang sama dan mampun memacu eskpornya.
"Karena memang terjadi pergerakan namun kita juga perlu mengambil manfaat," ucapnya.
Ia pun mengatakan, pemerintah akan terus memperhatikan pergerakan kurs rupiah terhadap dollar AS maupun mata uang lainnya.
• Begini Alasan Jokowi Bagi-bagi Sertifikat yang Terdapat Foto Wajahnya
Menurutnya, pelemahan rupiah terhadap dollar AS kali ini merupakan faktor eksternal dari kebijakan ekonomi AS, mulai dari imbal hasil surat utang yang mencapai level 3% hingga pernyataan Gubernur The Fed yang mengindikasikan kenaikan suku bunga acuan lebih dari tiga kali.
Menurut Sri Mulyani, pelemahan kurs rupiah masih lebih baik dibandingkan dengan negara berkembang lainnya yang rata-rata melemah 2% sejak awal April 2018 month to date (mtd). Sebab, rupiah hanya melemah 0,19% (mtd).
"Kita masih pada kisaran hampir sama atau lebih baik sedikit. Tentu kami harus melihat ke depan, masyarakat pasti dalam hal ini perlu untuk terus diberikan informasi sehingga mereka menjadi lebih tenang bahwa pergerakan ini adalah pergerakan yg berasal dari AS dan pengaruhnya pada seluruh mata uang di dunia," jelasnya.
Menanggapi pernyataan Sri MUlyani itu, Mardani Ali Sera berharap agar rupiah semakin menguat.
Bahkan ia kawatir dengan kasus itu, utang Indonesia semakin tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/sri-mulyani-dan-mardani-ali-sera_20180427_143956.jpg)