Liga Champions
Meski Menang Melawan Bayern Muenchen, Zidane Mengaku Menderita
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengaku jika anak asuhnya harus menderita terlebih dahulu sebelum mendapatkan kemenangan.
Penulis: Bima Sandria Argasona
Editor: Bima Sandria Argasona
TRIBUNWOW.COM - Real Madrid setidaknya bisa bernafas lebih lega.
Pasalnya, Los Blancos berhasil meraih kemenangan di tandang Bayern Muenchen di babak semifinal Liga Champions, Kamis (26/4/2018) dini hari waktu Indonesia.
Setelah sebelumnya, Los Blancos dikejutkan dengan gol dari Joshua Kimmich di menit ke-27.
Pertahanan Real Madrid seolah-olah diserang oleh Muenchen.
• Cak Imin Temui Politisi Senior untuk Minta Petuah Politik
Hingga kahirnya Marcelo Vieira berhasil memberikan gol untuk Real Madrid di menit ke-43.
Satu babak yang sangat menekan untuk Real Madrid, tak mau kecolongan lagi di babak kedua Real Madrid nampak mengencangkan serangan.
Alhasil pada menit ke-56, Marco Asensio berhasil memberikan gol kedua untuk Real Madrid.
Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan usai.
• Marah, Bruno Mars Lempar Handuk ke Seorang Penonton saat Konser, Ada Apa?
Setelah pertandingan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mmberikan pernyataan atas anak asuhnya.
Zidane mengaku jika Real Madrid harus mengalami sebuah penderitaan dalam laga tersebut.
"Kami harus menderita, tetapi pada akhirnya kami melakukannya, kami mendapat hasil yang penting," jelasnya, dikutip dari Marca.
Penderitaan dan perjuangan adalah satu hal yang tak bisa dilepaskan menurut Zidane dari Liga Champions.
• Bima Sakti Dicopot dari Jabatan Pelatih Timnas U-19, Siapa yang Akan Menggantikannya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pelatih-zinedine-zidane_20170604_154545.jpg)