Sering Bungkus Jajanan untuk Dibawa Pulang? Awas Bahaya Ini Mengintaimu
Seberapa sering kamu beli makanan di luar dan membungkusnya untuk di bawa pulang? Umumnya, makanan dibungkus dengan wadah plastik atau sterofoam.
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Seberapa sering kamu beli makanan di luar dan membungkusnya untuk di bawa pulang?
Siapa sangka, ternyata ada banyak bahaya di balik makanan yang tidak dimakan langsung.
Bukan tentang jumlah kalori, tapi karena efek buruk bahan kimia yang bersembunyi di balik bungkusnya.
Umumnya, makanan dibungkus dengan wadah plastik atau sterofoam.
Sebuah studi yang dilakukan oleh George Washington University menemukan, makan di restoran, kafetaria dan gerai makanan cepat saji bisa meningkatkan potensi bahan kimia beracun dalam tubuh yang disebut ftalat.
Melansir dari laman asiaone.com (19/4/2018), phthalates adalah sejumlah bahan kimia yang ditemukan dalam bahan plastik.
Molekul-molekul ini terdapat dalam item kemasan makanan seperti kotak takeaway bahkan sarung tangan yang digunakan oleh penjamah makanan.
Phthalates juga dapat merembes ke dalam makanan dari peralatan yang digunakan untuk menyiapkan makanan selama tahap pemroses memasak.
Bahan kimia ini berbahaya karena mereka adalah molekul asing yang dapat mengganggu hormon dalam tubuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-street-food_20180419_123808.jpg)