Jokowi Ceritakan Bandara Kertajati, Ferdinand Hutahaean: Itu Klaim, Pembangunan Sudah di Era SBY
Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean membantah ceritak presiden Joko Widodo (Jokowi) soal bandara Kertajati, Jawa Barat.
Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
TRIBUNWOW.COM - Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean membantah cerita Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal bandara Kertajati, Jawa Barat.
Hal itu bermula dari catatan Presiden Jokowi di facebook pribadinya.
Begini catatan Presiden Jokowi
"Rasanya, waktu berlalu begitu cepat. Baru dua tahun lalu dilakukan pemancangan, pembangunan Bandar Udara Internasional Jawa Barat, Kertajati di Kabupaten Majalengka, sudah hampir rampung.
Bulan depan, pada tanggal 24 Mei, bandara ini sudah akan kita coba.
• Bandingkan PSI dengan Perindo,Hanura dan PKB, Cuitan Raja Juli Antoni Jadi Sorotan
Hari ini saya berkunjung ke Bandara Kertajati dengan helikopter.
Begitu mendarat, kemegahan bandara ini segera terlihat. Bandara yang dibangun di atas lahan seluas 1.800 hektare ini memiliki landas pacu berukuran 2.500 x 60 meter, dan akan diperpanjang menjadi 3.000 x 60 meter.
Bandara dan kawasan sekitarnya juga akan dikembangkan hingga terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti kereta api, serta akan dihubungkan langsung dengan jalan tol Cipali.
Bandara ini bisa menampung kurang lebih 5,6 juta penumpang setiap tahun dan merupakan bandara terbesar di tanah air setelah Soekarno-Hatta di Cengkareng, Banten.
Pada musim haji tahun ini, Bandara Kertajati sudah bisa digunakan sebagai bandara embarkasi jemaah haji."
Rupanya, cacatan presiden Jokowi itu mendapat sorotan dari Ferdinand Hutahaean.
Ferdinand Hutahaean menyebut jika apa yang dituliskan presiden Jokowi adalah klaim.
Bahkan politisi Demokrat itu menyebut jika pembangunan bandara Kertajati sudah dimulai sejak era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2011.
• Dibandingkan dengan TGB Zainul Majdi, Jawaban Ahmad Heryawan Jadi Sorotan