Breaking News:

Bela Tsamara Amany Usai Dihujat Media Rusia, Raja Juli Antoni: Mengkritik Bukan Berarti Benci

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni melakukan pembelaan kepada Ketua DPP PSI, Tsamara Amany setelah mendapatkan kritikan.

Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
Kolase/TribunWow.com
Raja J Antoni dan pengurus DPP PSI ssaat bertemu Jokowi 

TRIBUNWOW.COM - Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni melakukan pembelaan kepada Ketua DPP PSI, Tsamara Amany setelah mendapatkan kritikan dari media Rusia.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter pribadinya @AntoniRaja yang diunggah pada Kamis (5/4/2018).

Diketahui, akun resmi RBTH Rusia untuk Indonesia kecewa dengan pernyataan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany tentang sosok Vladimir Putin.

Mulanya, PSI melalui Tsamara mengunggah sebuah video.

Begini ucapan Tsamara Amany:

"Putin bukan contoh pemimpin yang baik, yang membungkam oposisi dan pers di Rusia sana

Di rusia tidak ada kebebasan beraspirasi seperti di Indonesia.

Bahkan di sana, praktik-praktik korupsi dibiarkan begitu saja,

Kalau kita lihat index presepsi korupsi, Indonesia jauh diatas Rusia.

Rizal Ramli: Pak Jokowi Bertemu Saya, Beliau Tanya Kenapa Ekonomi kita Stagnan

Nah, kalau sudah tahu seperti itu, yakin mau dijadikan standar kepemimpinan? kalau saya tidak mau ada pemimpin seperti itu di Indonesia."

Video tersebut tersebar dan rupanya mendapatkan tanggapan dari RBTH Russia Beyond Indonesia.

RBTH adalah sebuah penghubung antara masyarakat Rusia dan khalayak asing.

Video Tsamra itu langsung mendapatkan komentar dari akun @RBTHIndonesia.

Jika Jadi Presiden, Rizal Ramli Akan Kirim Pejabat Bobrok ke Daerah Wabah Malaria, Fadli Zon Tertawa

RBTH meminta agar Tsamara lebih bijaksana dalam mengomentari negara lain, terlebih pengetahuannya sangat minim.

"Kami lihat, Anda punya karier yang sedang naik. Karena itu, kami harap Anda bisa lebih bijaksana ke depannya ketika mengomentari negara lain, apalagi jika pengetahuan Anda tentang negara itu sangat minim. Jika itu kebetulan tentang Rusia, silakan cari tahu banyak hal dari kami."

Soal tindakan korupsi yang disebut Tsamara dibiarkan begitu saja, RBTH memberikan sebuah data.

"Tahukah Anda bahwa di Rusia pernah terjadi penangkapan pejabat secara massal sepanjang sejarah pasca-Soviet. Rusia pernah menghukum 8.800 pegawai negeri Rusia karena kasus korupsi (dalam tempo satu tahun). Banyak? Ya, tentu. Tapi bukan berarti kami MEMBIARKAN sama sekali.

Mendengar Suara Azan, Reaksi Menteri Susi saat Diwawancarai Awak Media Jadi Sorotan

Di Rusia memang ada korupsi, dan ya, besar. Itu betul. Peringkat kami di bawah Indonesia, itu juga betul. Namun, bukan berarti kami tidak melawan korupsi dan membiarkannya begitu saja seperti yang Anda katakan. Ini bukan pernyataan yang main-main."

RBTH menilai, bahwa Tsamara harus lebih banyak belajar dan melakukan riset, tidak sembarangan bicara.

"Kami pikir, Anda perlu lebih banyak riset soal negara kami. Kami tidak ikut campur dengan politik Indonesia. Kalau ada politikus Indonesia yang mengidolakan pemimpin kami, kami bisa apa? Anda bisa juga berdiskusi dengan @RusEmbJakarta untuk tahu lebih banyak tentang negara kami."

RBTH mengaku kecewa dengan pernyataan Tsamara itu, yang tentu hal itu menunjukkan ketidakdewasaan dalam berpikir.

"Pernyataan Anda juga sangat disayangkan karena hubungan antara kedua negara kita sangat baik. Anda mungkin bisa tidak sepakat dengan @fadlizon, tapi pernyataan Anda sebagai seorang politikus muda menunjukkan ketidakdewasaan."

Setelah itu, RBTH memberikan klarifikasi itu tidak memihak siapapun, bahkan RBTH menilai itu akan berakibat buruk dalam hubungan kedua belah pihak antara Rusia dan Indonesia.

Kejutan dari Kekasih yang Menyentuh Hati hingga 5 Zodiak Dikenal Paling Setia

Kami tidak membela siapa pun, termasuk @fadlizon atau bahkan Presiden Putin. Namun, pernyataan Anda tentang negara kami, bahwa di Rusia tidak ada kebebasan beraspirasi seperti di Indonesia, ini menunjukkan kedangkalan wawasan.

Selamat malam @TsamaraDKI. Kami Russia Beyond, media Rusia yang (salah satunya) dalam bahasa Indonesia. Kami pikir di sini ada kesalahpahaman soal pengetahuan Anda tentang politik dan bahkan sistem pers di Rusia. Ini sangat disayangkan sekali."

Viralnya video Tsamara Amany dan mendapatkan respon dari RBTH, Raja Juli Antoni kemudian melakukan pembelaan untuk sahabatnya itu.

Menurutnya, mengkritik Putin bukan berarti membencinya.

Ia mengibaratkan seperti orang luar negeri yang mengkritik Soeharto.

"Mengkritik Putin bkn berarti benci rakyat Rusia. Seperti orang LN mengkritik Soeharto, bkn berarti mrk benci kita"

Netizen yang melihat postingan tersebut sontak meninggalkan komentar:

@Candra44424743: giliran ada yg kritik jokowi kau bilang anti nkri anti pancasila, benci indonesia.

@one_moslem: Emang media Rusia tersebut @TsamaraDKI membenci Rusia? Kan cuman disuruh belajar lagi tentang Rusia. Banyak baca supaya nambah wawasan. Kan ketahuan klo wawasannya cetek. Cuman modal berani ngomong doang. Shame on you

@01idham: Malu2in hubungan diplomatik. Standar kader partai harus rajin baca buku

@BinarDR: Yang disayangkan itu kan kritik yang judge mental, seperti misalnya: putin = otoriter, soeharto=otoriter, dsb. Kan ga etis kritik model gitu, seolah-olah mem-brain wash/membuat framing di masy. Org itu ga ada jasa/kebaikan sama sekali dan orang lain baik semua kerjanya, krg bijak. (TribunWow.com/Woro Seto)

Andika Kangen Band Ngaku Beri Ratusan Juta Rupiah, Mantan Istri: Beli Susu Buat Anak Nggak Dikasih

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Vladimir PutinTsamara AmanyRaja Juli Antoni
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved