Abu Janda Dibungkam Eggi Sudjana karena Salah Kutip Pasal Penistaan Agama
Abu Janda sebagai salah satu peserta diskusi sempat melontarkan kalimat yang lantas ditepis oleh peserta debat lain, Eggy Sudjana.
Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
"Tapi tidak tertulis di pasal dua." tegas Mustafa, tersenyum.
"Tidak ada." pungkas Eggi ."
"Intinya adalah ini ranah ulama, harusnya umat menunggu aba-aba dari ulama. Ulama mengundang Ibu Sukma, tabayun, lalu yang menentukan apakah penistaan kan ulama", ujar Abu Janda.
Pernyataan Abu Janda kembali disanggah oleh Abu Janda.
"Anda kan pegiat medsos. Harusnya paham dong. Kalau saya lihat di running text, MUI menyerahkan kepada polisi. Jadi dalam pengertian itu, kalo minta pendapat ulama, harus dimungkinkan lapor ke polisi. Jadi penyelidikan lalu penyidikan", tambah Eggi .
Mendengar hal tersebut, Abu Janda terdiam dan termangut-mangut.
• Dadakan, Para Menteri Era Jokowi Rapat di Warung Pinggir Jalan
Lihat videonya di bawah ini.
• Disebut TGB Kerahkan Rombongan 20 Bus untuk Aksi 411, Menteri Susi Akhirnya Buka Suara
Berikut isi lengkap puisi Sukmawati tersebut:
Ibu Indonesia
Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut
Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia
Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan azan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi
Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.
• Soal Prediksi Gempa Besar dan Potensi Tsunami 57 M di Pandeglang, Begini Komentar Mbah Mijan
(TribunWow/Dian Naren)