Aburizal Bakrie: dari SBY hingga Sutiyoso Banyak yang Dibantu Dokter Terawan
Pengusaha Aburizal Bakrie mengaku beberapa tokoh nasional banyak yang telah dibantu oleh dokter Mayjen TNI dr Terawan Agus Putranto.
Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
TRIBUNWOW.COM- Pengusaha Aburizal Bakrie mengaku beberapa tokoh nasional banyak yang telah dibantu oleh dokter Mayjen TNI dr Terawan Agus Putranto.
Dilansir TribunWow.com, melalui blog pribadinya aburizalbakrie.id, cerita tentang dokter Terawan itu ia sebarkan usai dokter yang menyelamatkan nyawanya itu dipecat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) karena dinilai melakukan pelanggaran etik berat.
"Kemarin, saya membuat “gerakan” di media sosial untuk membela Mayjen TNI dr Terawan Agus Putranto yang dipecat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) karena dinilai melakukan pelanggaran etik berat. Saya memakai hastag #SaveDokterTerawan pada postingan saya di akun media sosial saya untuk membelanya, " tulis Abu Rizal Bakrie.
Aburizal Bakrie bersyukur, tulisannya itu mampu meydeot perhatian warganet dan publik.
• Berdebat dengan Fadli Zon, Ruhut Sitompul Mendadak Gagap
"Rupanya gara-gara “garakan” saya ini, isu dipecatnya dr Terawan oleh IDI ini kemudian menjadi perhatian luas. Tidak hanya di media sosial melainkan juga di media mainstream. Respon atas hal itu pun beragam, banyak yang bertanya pada saya mengapa saya membela dr Terawan? Ada apa?", tulisnya
Kemudian, Abu Rizal Bakrie teringat dengan kisah masa lalunya yang pernah diobati oleh dokter Terawan.
"Kalo berbicara tentang dr Terawan, ingatan saya langsung kembali ke tahun 2012 silam. Saat itu saya sedang makan siang dengan anak saya Anindya Bakrie. Saat akan menyuapkan makan ke mulut, tiba-tiba tangan saya tidak bisa mengarah pas ke mulut. Anin sempat membantu, tapi saat saya mau menyuap sendiri tidak bisa lagi. Lalu singkat cerita, keadaan memburuk, dan saya sampai tidak sadarkan diri. Keluarga saya pun melarikan saya ke salah satu rumah sakit di Jakarta.
Karena keadaan makin menghawatirkan, saat itu Prof dr Djoko Rahardjo, dokter kepresidenan, yang juga masih besan adik saya, menyarankan saya dipindahkan ke RSPAD Gatot Soebroto. Kepada istri, anak, dan adik-adik saya Prof Djoko meminta izin agar dilakukan tindakan DSA kepada saya. Lalu dilakukanlah terapi yang juga dikenal sebagai “cuci otak” itu," tulisnya.
• Ungkap Sosok Prabowo, Ridwan Saidi: Saya Jengkel, Kenapa Dia Begitu, Padahal Saya Pendukungnya
Rizal Bakrie menuliskan, keadaannya saat itu tidak sadarkan diri, lalu ia bisa sadar lantaran cuci oktak yang dilakukan dokter Terawan.
"Sekitar 30 menit terapi (menurut kesaksian istri saya, karena saya tidak sadar) saya langsung sadar dan kembali bugar. Pagi dilakukan tindakan, jam sore saya sudah dibolehkan pulang. Bayangkan dari tidak sadar dan kondisi menghawatirkan, sampai keluarga saya histeris, tidak lama setelah tindakan saya kembali sadar dan bugar.
Saya masih ingat ketika itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sampai menelepon saya dan mengatakan; “Alhamdulillah Pak Ical sdh sembuh jangan sakit, masih banyak yang bisa diperbuat bagi bangsa dan negara ini”.
Abu Rizal Bakrie mengaku sehat dan merasa berhutang nyawa dengan dokter Terawan.
"Itulah awal saya kenal dengan dr Terawan. Bisa dibilang saya hutang nyawa pada Allah melalui dr Terawan. Sejak saat itu jika ada keluhan yang diduga gejala stroke, saya juga minta bantuan dr Terawan. Seingat saya sudah 4 kali saya menjalani terapi DSA atau “cuci otak” dengan dia." ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/dr-terawan_20180403_182608.jpg)