Pilpres 2019
Yakin Jokowi Menang, PSI Sodorkan Nama untuk Menteri di Kabinet 2019-2024, Nama Djarot & AHY Disebut
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengajukan sejumlah nama untuk menjadi menteri kabinet Jokowi 2019-2024.
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meyakini Presiden Joko Widodo akan kembali memenangkan pemilihan presiden pada Pemilu mendatang.
Karena itu selain mengusulkan nama Calon Wakil Presiden, PSI yang merupakan partai baru dalam Pemilu mendatang, juga mengusulkan nama untuk menduduki jabatan menteri pada kabinet 2019-2024 kepada Joko Widodo.
"Kita tidak fokus hanya Cawapres, tapi juga juga menteri, kita harus belajar memikirkan dari jauh jauh hari," ujar Ketua Umum PSI, Grace Natalie, di Kantor DPP PSI, Minggu (25/3/2018).
Adapun sejumlah nama yang diusulkan menjadi Menteri ada yang merupakan orang lama yang kini telah duduk di Kabinet Kerja.
Populer: Isu Indonesia Bubar 2030, Sekjen PSI: Jangan-jangan Datanya dari Pohon Jambu atau Kandang Kuda
Misalnya Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Kemudian Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.
Adapula nama yang diusulkan yakni menteri dikabinet Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mereka yakni Gita Wirjawan, Mari Elka Pangestu, dan Chatib Basri.
Selain itu ada nama-nama baru yang diusulkan PSI, yakni Susi Susanti menjadi Menpora, Jenderal Polisi Tito Karnavian sebagai Menkopolhukam, Prananda Prabowo sebagai Menteri SDM dan Kebudayaan,
KSAL Laksamana Ade Supandi sebagai Menko Maritim, Djarot Saiful Hidayat sebagai Menteri Dalam Negeri.
Lalu Todung Mulya Lubis sebagai Menkum HAM, Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) sebagai Menhan, Meutya Hafid sebagai Menkominfo, Tri Rismaharini sebagai Menpan RB, Ridwan Kamil sebagai Menteri perumahan rakyat.
Lalu Seto Mulyadi sebagai Menteri Kesetaraan Gender, Keluarga Berencana, dan Perlindungan Anak, Artijo Alkostar sebagai Jaksa Agung, Agus Gumiwang sebagai Kepala BIN, dan lainnya.
"Ini adalah struktur kabinet yang paling realistis untuk Indonesia yang multipartai. Jadi yang pertama kami sebenarnya ingin menghilangkan dikotomi antara profesional dan partai," katanya.
Populer: Siapa Pendamping Jokowi? PDIP Godok Beberapa Nama yang Hanya Diketahui oleh Megawati