Pria Ini Dapatkan Ancaman Pembunuhan dan Hujatan usai Anaknya Diberi Nama Donald Trump

Seorang pria asal Afganistan menerima ancaman pembunuhan dan terpaksa pindah rumah setelah menamai anaknya Donald Trump.

Pria Ini Dapatkan Ancaman Pembunuhan dan Hujatan usai Anaknya Diberi Nama Donald Trump
Metro.co.uk
Poya dan anaknya, Donald Trump. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang pria asal Afganistan menerima ancaman pembunuhan dan terpaksa pindah rumah setelah menamai anaknya Donald Trump.

Dilansir TribunWow.com dari Metro.co.uk pada Minggu (18/3/2018), ketika istri Asadullah Poya melahirkan anak ketiga mereka di sebuah desa kecil di pedesaan Afganistan, dia segera memikirkan nama Presiden Amerika Serikat tersebut.

Nama tersebut terinspirasi dari buku terjemahan yang ia baca berjudul 'Trump's How To Get Rich'.

"Saya pikir, dia adalah orang hebat," kata Poya.

Jadi, ketika bayinya lahir ke dunia pada bulan Agustus 2016 dan ia mengetahui jenis kelaminnya adalah laki-laki dan memiliki rambut pirang, Poya langsung menamainya Donald Trump.

BACA:  Untuk Pertama Kali dalam Hidup, Pria Ini Makan Makanan Padat usai 39 Tahun Rahangnya Tertutup

Dengan harapan hal itu akan memberinya keberuntungan baginya.

Donald Trump
Donald Trump (Metro.co.uk)

Namun nyatanya tidak.

Kerabat dan tetangga sangat marah karena ia melanggar tradisi dan memberi nama anaknya non-Muslim.

Poya pun terpaksa memindahkan keluarganya ke Kabul dan kemudian ia menerima ancaman pembunuhan via online.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved