Nyanyikan Lagu Baru di Konser Solonya, Harry Styles Disebut Biseksual?
Lagu baru yang dirilis Harry Styles ini cukup mengejutkan fansnya yang kemudian mempertanyakan orientasi seksualnya.
Penulis: Ekarista Rahmawati Putri
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
TRIBUNWOW.COM - Harry Styles merilis lagu baru namun cukup mengejutkan fansnya yang kemudian mempertanyakan orientasi seksualnya.
Mantan personil One Direction ini tampil di Paris di AccorHotels Arena, Selasa (13/3/2018) malam lalu, sebagai bagian dari tour konser solonya di Eropa.
Dalam penampilannya malam itu dia membawakan lagi bertajuk 'Anna dan 'Medicine' yang memang belum dirilis secara resmi.
Namun salah satu lagu tersebut berhasil menyedot perhatian karena liriknya yang disebut-sebut mengandung pesan bahwa dirinya jadi biseksual, seperti dilansir TribunWow dari People, Kamis (15/3/2018).
BACA JUGA: Pamer Foto dengan Deddy Corbuzier, Sarita Abdul Mukti Malah Dibilang Alay
"Tingle running through my bones / The boys and the girls are here / I mess 'round a bit / And I'm okay with it," bunyi lirik dalam lagu barunya , 'Medicine'.
"I’m coming down/ I figured out I kinda like it / And when I sleep I’m gonna dream of how you tasted," lanjut lirik tersebut.
Harry belum memberikan keterangan tentang apa yang menginspirasinya saat menulis lagu itu.
Namun meski begitu, sudah banyak fans yang mempertanyakan orientasi seksualnya dan menyebutnya biseksual.
Videonya saat tampil menyanyikan lagu tersebut beredar luas di media sosial dan fans lagi-lagi menyebut lirik lagunya tentang biseksual.
Meski begitu, Harry Styles dilaporkan terlihat bersama model cantik, Camille Rowe dan ibunya Anne, di kerumunan di kota Paris.
Sebelumnya, Styles pernah menjalin hubungan dengan Taylor Swift pada tahun 2012 dan Kendall Jenner pada tahun 2015
Sehingga saat diwawancara pada bulan Mei 2017, dirinya mengatakan tidak perlu untuk menentukan orientasi seksualnya.
"Saya tidak perlu menjelaskan sesuatu yang pernah saya rasakan," katanya pada British outlet.
"Semua orang berhak menjadi siapapun yang mereka inginkan. Sulit untuk membenarkan seseorang dan harus menjawab tentang hal-hal seperti itu," katanya.
