Breaking News:

Tak Kuat Di-bully dan Disebut Biseksual, Bocah 12 Tahun Ini Nekat Akhiri Hidupnya dengan Bunuh Diri

Andrew Michael Leach yang masih berusia 12 tahun ditemukan gantung diri di garasi ayahnya di Southaven, Mississippi, minggu lalu.

Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Intisari/Daily Mail
Anak 12 tahun bunuh diri karena di-bully 

TRIBUNWOW.COM - Andrew Michael Leach yang masih berusia 12 tahun ditemukan gantung diri di garasi ayahnya di Southaven, Mississippi, minggu lalu.

Dia bunuh diri setelah di-bully teman-teman kelasnya di Southaven Middle School bahwa dia lahir sebagai biseksual.

Ayahnya, Matt Leach berkata bahwa Andrew telah berjuang dengan orientasi seksualnya dan ejekan temannya tentang kemungkinan biseksual membuatnya terintimidasi.

Dilansir dari Daily Mail, keluarganya kemudian membagikan foto anak mereka di peti mati yang terbuka dengan harapan bisa menyadarkan teman-teman yang mengganggu Andrew untuk memahami dampak bully terhadap korban mereka. 

BACA: Berwarna Merah & Kuning, Logo McDonalds Ternyata Ada Pertimbangan Psikologisnya, Ini Penjelasannya

undefined
Andrew (12) dalam peti matinya


Cheryl Hudson, ibunya mengatakan bahwa putranya telah meninggalkan catatan tentang bunuh diri yang berbeda yang juga menunjukkan bahwa dia telah berpikir untuk mengakhiri hidupnya dalam waktu yang cukup lama.

Cheryl mengatakan bahwa tindakan bullying yang dilakukan pada putranya bahkan sampai pada ancaman fisik.

Dia telah melaporkan kejadian tersebut pada pihak sekolah, namun tidak ada tindakan apapun dari pihak sekolah.

Sekolah tersebut memiliki tindakan bullying yang banyak, anak-anak tidak bisa pergi ke kamar mandi tanpa merasa takut.

Bahkan ada sekelompok anak yang akan berkeliling untuk memanggil anak lain gendut, jelek dan tidak berharga.

undefined
Andrew yang memutuskan untuk bunuh diri


Cheryl juga mengatakan bahwa apa yang terjadi pada anaknya bukanlah contoh pertama karena beberapa tahun lalu ada seorang gadis yang menggantung dirinya di menara air karena intimidasi yang serupa.

Pelaku intimidasi sedang diselidiki oleh polisi.

Sekarang, Cheryl benar-benar hancur karena dia kehilangan putra 12 tahunnya yang meninggal karena bunuh diri.

Cheryl, mantan suaminya dan teman-temannya tidak akan pernah berhenti untuk mewujudkan anti-intimidasi di sekolah.

Matt Leach mengatakan bahwa orangtua harus selalu mengawasi perubahan pada anak mereka jika mereka terkena intimidasi, termasuk pola makan atau tidur, kemudian berbicara pada mereka.

Halaman
12
Sumber: Intisari
Tags:
MississippiAkhiri HidupBullyingDaily Mail
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved