Breaking News:

Setelah 12 Tahun Dipenjara, Pria Ini Tebus Kesalahannya dengan Jadi Dosen Hukum di Sekolah Bergengsi

Ini adalah kisah Shon Hoopwood dari David City, Nebraska, Amerika Serikat yang menjadi dosen usai dipenjara 12 tahun.

Editor: Claudia Noventa
SHON HOOPWOOD
Shon Hopwood belajar ilmu hukum saat dipenjara selama 12 tahun. 

TRIBUNWOW.COM - Ini adalah kisah Shon Hoopwood dari David City, Nebraska, Amerika Serikat

Pada 1997 dan 1998, ia dan beberapa temannya terlibat dalam perampokan di lima bank di pedesaan Nebraska dengan menggunakan senjata api. 

Pada Juli 1998, Shon tertangkap polisi dan dijatuhi hukuman berlipat karena perampokan bersenjata. 

Hakim yang mengadili kasusnya, Richard Knof, menjatuhi hukuman 12 tahun dan 3 bulan di penjar federal. 

Selama dipenjara, Shon dipekerjakan di bagian perpustakaan penjara, tetapi ia tidak pernah membaca satu bukupun selama enam bulan pertama. 

Baca: Tak Kapok usai Kehilangan Kedua Kaki saat Jadi Marinir, Pria Ini Semangat Bergabung di Kepolisian

“Tapi pekerjaan di perpustakaan hukum penjara dengan buku-buku lebih baik daripada membersihkan meja di dapur,” kata Shon kepada situs Epoch Times. 

“Itulah satu-satunya motif aku mengapa memilih bekerja di perpustakaan hukum penjara.” 

Hingga suatu ketika Pengadilan Tinggi Amerika Serikat memutuskan kasus Apprendi lawan New Jersey pada 26 Juni 2000. 

Persidangan menggelar bahwa Undang-undang meminta segala bukti apapun yang meningkatkan hukuman bagi seorang kriminal dibalik penentuan undang-undang maksimum, harus disampaikan kepada juri dan disetujui tanpa keraguan. 

Shon Hopwood belajar ilmu hukum saat dipenjara selama 12 tahun.
Shon Hopwood belajar ilmu hukum saat dipenjara selama 12 tahun. (SHON HOOPWOOD)

Shon Hopwood belajar ilmu hukum saat dipenjara selama 12 tahun.
Kasus itu ternyata menjadi motivasi bagi Shon Hopwood. Ia pikir keputusan itu mungkin digunakan untuk panduan hukuman federal. 

“Tiba-tiba aku punya motivasi untuk mencoba dan menyelesaikan hukumanku sendiri, dan akhirnya termotivasi untuk belajar tentang hukum,” kata Shon. 

Ia kemudian menyiapkan sebuah ringkasan hukum, tetapi tidak pernah bisa mendapatkan keringan hukuman apapun bagi dirinya. 

Meskipun demikian, hal itu tidak mengahalangi ketertarikannya pada ilmu hukum yang mulai muncul pada dirinya. 

“Apa yang aku temukan adalah aku benar-benar menikmati proses untuk memecahkan teka-teki hukum ini dan menulis jawabannya. Dan aku mulai menolong tahanan lain dengan kasusnya,” jelas Shon. 

Halaman
12
Sumber: Intisari
Tags:
Amerika SerikatDavid CityLifestyle
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved