Kaki Pria yang Teramputasi Ini Dijadikan Penyangga Kepala oleh Staf Medis karena Tak Ada Bantal
Kaki seorang pria asala Jhansi, India, diketahui diamputasi lalu kemudian digunakan sebagai bantal untuk menopang kepalanya di atas tandu.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
TRIBUNWOW.COM - Kaki seorang pria asala Jhansi, India, diketahui diamputasi lalu kemudian digunakan sebagai bantal untuk menopang kepalanya di atas tandu.
Dilansir TribunWow.com dari World of Buzz pada Senin (12/3/2018), kejadian ini terjadi di Jhansi Medical College, India.
Korban kecelakaan bernama Ghansyham (28) itu adalah seorang konduktor bus sekolah yang mengalami kecelaakaan di Mauranipur, 65 kilometer dari Jhansi.
Dikabarkan hampir selusin anal-anak juga terluka dalam kecelakaan saat bus tersebut terguling di daerah Lehcura di distrik Jhansi pada Sabtu (10/3/2018).
BACA: Racik Kopi Sendiri, Sandiaga Uno Minta Istri Bikinkan Kopi Ala-ala

Bus tersebut dipenuhi siswa yang sedang dalam perjalanan pulang dari Lehchura.
Menurut The New Indian Express, beberapa hewan tiba-tiba menyebrang jalan di Desa Bamouri.
Pengemudi bus pun kemudian kehilangan kontrol saat melihat binatang-binatang tersebut lewat.
Hal ini membuat bus terbalik di pinggir jalan. Ghanshyam berdiri di pintu bus dan terjebak dengan kakinya yang terputus.
Sayangnya, Ghanshyam kehilangan kakinya dalam kecelakaan tersebut dan dikirim ke perguruan tinggi kedokteran Jhansi setelah melakukan perawatan awal di sebuah pusat kesehatan setempat.
Saudara dan ibunya menemani Ghanshyam ke perguruan tinggi medis tersebut dan membawa kaki yang terputus itu.
Ketika anggota keluarga mengunjunginya kembali, mereka merasa ngeri karena kaki yang sudah teramputasi tersebut digunakan sebagai sandaran kepala di ruang gawat darurat.

"Saat sampai di rumah sakit, kami melihat kakinya digunakan sebagai headrest. Saya berulang kali meminta dokter untuk menurunkannya namun mereka menolak," kata seorang kerabat Ghanshyam.
Kerabatnya juga mengatakan bahwa staf rumah sakit mengabaikan permintaan mereka untuk memberikan Ghanshyam sebuah bantal.
Hingga pada akhirnya, kerabatnya tersebut membeli sebuah bantal dari pasar lokal setelah dua jam tidak ada tindakan apapun.