Sediakan Buku & Public Space Gratis, Kafe Dijkstra Curi Perhatian Warga Semarang, Yuk Cicipi Menunya
“Kami menyediakan tempat kegiatan untuk komunitas secara gratis, selama kegiatan itu bersifat positif" terangnya.
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Tempat nongkrong sekaligus diskusi dan menambah wawasan dengan fasilitas yang memadai, ada di Kota Lama Semarang yaitu Library Kafe Dijkstra.
Tepatnya 1 Km di sebelah utara Tugu Muda Semarang.
Berbeda dengan cafe pada umumnya, yang hanya menyediakan makanan dan minuman, di Library cafe Dijkstra ini tersedia buku-buku yang tersusun rapi di rak buku terbuat dari kayu yang menempel di dinding Kafe.
Di dalam cafe juga terdapat beberapa alat musik seperti gitar besar, gitar kecil dan jimbe.
Populer: Jangan Dibuang Ya! Ampas Kopi Ternyata Bermanfaat untuk Kecantikan
Disamping itu Kafe Dijkstra juga menyediakan aneka makanan dan minuman, layaknya Kafe lainnya.
Untuk menu makanan ada aromatic udang, omelet sosis, bolognese spageti, bolognese macaroni dll.
Sedangkan kalau minuman ada aneka kopi, black tea, teh merah , teh vanila , teh rosela.
Cafe yang beralaskan kayu ini buka mulai pukul 11.00 wib sampai pukul 23.00 wib.
Dinda salah satu pengelola cafe tersebut mengatakan, nama cafe diambil dari seorang tokoh Belanda yaitu Romo Jhon Dijkstra.
Romo Jhon tokoh Belanda yang ikut dalam Gerakan Pancasila, yang dulunya bekerja di sini, dan meninggalkan kenang-kenangan banyak buku.
Populer: Suka Nongkrong? Coba 6 Cafe Unik Penuh Sensasi di Negara Ini
Dinda dan teman-temannya yang tergabung sebagai Gerakan Berline (Bersama Lindungi Ekosistem) yang diberi mandat oleh Lembaga Pendamping Usaha Buruh Tani dan Nelayan (LPUBTN) untuk mengelola Cafe Dijkstra tersebut.
“Kafe library ini tidak hanya menyediakan buku-buku peninggalan dari Jhon Dijkstra, namun juga menerima donasi buku dari luar” terangnya, Senin 26 Februari 2018.
Kafe Dijskstra yang di dirikan sekitar desember 2016, bertujuan menjadi wadah atau panggung untuk anak-anak muda (komunitas) yang ingin mengadakan kegiatan, namun terkendala lahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ini-dia-cafe-gratis-untuk-kegiatan-positif-muda-mudi-di-kota-lama_20180227_122110.jpg)