Breaking News:

Pier Head Tol Becakayu Roboh, Ini Tanggapan Fadli Zon

Heboh pier head tol Becakayu roboh, inilah tanggapan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, yang ia sampaikan melalui akun Twitter-nya.

Penulis: Maria Novena Cahyaning Tyas
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Fadli Zon 

TRIBUNWOW.COM - Selasa (20/2/2018) dini hari, beredar kabar bahwa tiang tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) ambruk saat sedang dicor, dilansir Tribunnews.com.

Namun, kontraktor pembangunan Tol Becakayu, PT Waskita Karya (Persero) membantah girder atau tiang penyangga tol Becakayu roboh.

Menurut Kepala Divisi III Waskita Karya Dono Prabowo, bukan tiang penyangga yang roboh melainkan pier head yang merosot pada saat dilakukan pengecoran.

Menurut laporan, tujuh orang terluka dan semua korban telah dilarikan ke RS UKI, Jakarta Timur.

BACA JUGA: 5 Karakter Orang Zodiak Pisces yang Perlu Kamu Ketahui, si Setia yang Romantis!

PT Waskita Karya akan menanggung semua biaya rumah sakit korban luka.

"Semua dari mulai RS, semua kita tanggung. Ada asuransinya," tutur Dono, dilansir Tribunnews.com.

Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut, karena sedang dilakukan investigasi oleh pihak kepolisian dan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

BACA JUGA: Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih, Mulai dari Penyakit Ginjal hingga Kematian

Sementara itu, kejadian ini pun tak luput dari sorotan masyarakat serta para pejabat negara.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon misalnya, yang memberikan tanggapan melalui akun Twitternya (@fadlizon) pada Selasa (20/2/2018).

Menurutnya, konstruksi tol dan jalan dikebut untuk dagangan politik semata, sehingga mengabaikan keselamatan dan kualitas.

Lebih lanjut, ia menyebut karena kualitas diabaikan, maka infrastruktur banyak yang ambruk dan korban pun berjatuhan.

(TribunWow.com/Maria Novena Cahyaning Tyas).

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Fadli ZonTol BecakayuTwitter
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved