Piala Presiden 2018

Menyikapi Jokowi dan Anies di Gelora Bung Karno, Maruarar Sirait: Jangan Mengadu-adu!

"Jangan mengadu-adu dua sahabat saya Jokowi dan Anies, hubungan saya sama mereka berdua sudah panjang. Jadi mereka berdua ini kawan..." ujar Ara.

Menyikapi Jokowi dan Anies di Gelora Bung Karno, Maruarar Sirait: Jangan Mengadu-adu!
TribunJakarta.com/Novian Ardiansyah
Direktur Utama Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK), Winarto, didampingi Ketua Steering Committee Piala Presiden Maruarar Sirait meninjau kesiapan Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue final Piala Presiden, Jumat (16/2/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/NOVIAN ARDIANSYAH 

TRIBUNWOW.COM - Politikus PDI Perjuangan yang juga Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait angkat bicara terkait tidak diperkenankannya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi Jokowi saat penyerahan Piala Presiden kepada Persija Jakarta.

Diketahui, Persija Jakarta keluar sebagai pemenang dalam pertandingan final sepak bola melawan Bali United di Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (17/2/2018).

Maruarar menyangkal adanya hubungan yang tidak baik antara Presiden Joko Widodo dan Gubernur Anies Baswedan.

Populer: Benarkah Paspampres Cegah Anies Dampingi Jokowi? Begini Pernyataan Resmi Kesekretariatan Presiden

Politisi PDIP ini pun meminta agar tidak mengadu keduanya, karena Jokowi dan Anies disebut Maruarar sudah sejak lama berkawan.

"Jangan mengadu-adu dua sahabat saya Jokowi dan Anies, hubungan saya sama mereka berdua sudah panjang. Jadi mereka berdua ini kawan dan olahraga itu kerukunan sportivitas ya," ujar maruarar di Sari Pan Pacific, Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (18/8/2018).

Ara sapaan akrabnya pun menjelaskan hubungannya bersama Anies Baswedan tak bermasalah.

Ia menceritakan sebelum final Piala Presiden, Ara datang langung ke kantor Gubernur DKI Jakarta untuk memberikan undangan malam final Piala Presiden.

Populer: Anies Tak Diberi Panggung, Jakmania Sedih hingga Menangis dan Layangkan Surat Terbuka kepada Panitia

"Hari Kamis saya minta waktu sama mas Anies langsung diterima di DKI di kantor gubernur DKI. Saya datang mengundang langsung sebagai Sterring Commitee, mengundang memberikan undangan untuk hadir di Final tadi malam dan mas Anies langsung oke datang," ujar Maruarar.

Sejak semalam usai perhelatan laga final Persija vs Bali United, beredar video Gubernur DKI Anies Baswedan yang diduga dihadang paspampres untuk tak turun memberikan piala kepada Persija bersama Joko Widodo.

Dalam video yang beredar selama 1 menit itu, tampak Anies Baswedan saja yang dilarang turun oleh pria berjas hitam.

Populer: Respon Anies Baswedan soal Dilarang Naik Podium oleh Paspampres: yang Penting Persija Menang

Konfirmasi Kesekretariatan Presiden

Adanya polemik atas kejadian di atas segera ditanggapi oleh Kesekretariatan Presiden, Bey Machmudin.

Dalam keterangan tertulis yang diterima oleh TribunWow.com, tindakan yang dilakukan oleh Paspampres terhadap Anies merupakan prosedur pengamanan.

Pasalnya, Paspampres berpegang pada daftar nama pendamping Presiden yang disiapkan panitia.

Sehingga Paspampres hanya mempersilakan nama-nama yang disebutkan oleh pembawa acara untuk turut mendampingi Presiden Joko Widodo.

"Tidak ada arahan apapun dari Jokowi untuk mencegah Anies. Mengingat acara ini bukan acara kenegaraan, panitia tidak mengikuti ketentuan protokoler kenegaraan mengenai tata cara pendampingan Presiden oleh Kepala Daerah," ungkap Bey Machmudin dalam keterangan tertulisnya.

Bey menambahkan, selama pertandingan, Presiden Jokowi dan Gubernur Anies sangat menikmati jalannya pertandingan final.

Keduanya menonton dengan rileks, sangat informal, serta akrab.

Presiden menyampaikan selamat dan menyalami Anies saat Persija mencetak gol.

Karena bukan acara resmi, Presiden juga masih perlu menunggu selama 15 menit di lapangan hingga selesainya pemberian penghargaan lain sebelum menyerahkan Piala Presiden kepada Persija. (*)

Ikuti kami di
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved