Begini Kronologi Penyerangan di Gereja St. Lidwina Sleman Yogyakarta
Terjadi penyerangan oleh seorang pria yang membawa senjata tajam ke di dalam Gereja St. Lidwina, Sleman, Yogyakarta pada Minggu (11/2/2018).
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Terjadi penyerangan oleh seorang pria yang membawa senjata tajam ke di dalam Gereja St. Lidwina, Sleman, Yogyakarta pada Minggu (11/2/2018).
Pantauan TribunWow.com, insiden tersebut terjadi pada pukul 07.30 WIB.
Saat peristiwa terjadi, di dalam gereja sedang dilakukan ibadah.
Dikutip akun Instagram @infocegatan_jogja, pelaku bernisial S yang berstatus masih pelajar/mahasiswa tersebut masuk dari pintu gera bagian barat dan langsung menyerang korban.
Baca berita ini: Fahri Hamzah: Jokowi Suka Panggil Orang ke Panggung, Kenapa Gak Mau Debat Sama Mahasiswa? Hadapilah
Korban bernama Martinus Parmadi Subiantoro meruapakan yang pertama di serang dan terkena punggung.
Mengetahui hal tersebut jemaat yang berada di belakang kanopi langsung membubarkan diri.
Top Llifestyle! Aksi Pria Banting Kue Ulang Tahun dari Pacar hingga 3 Zodiak yang Paling Beruntung di Hari Valentine
Pelaku kemudian memasuki gedung utama gereja sambil mengayunkan senjata tajam berupa pedang atau samurai ke arah para jemaat.
Tindakan pelaku sontak membuat jemaat ketakutan dan membubarkan diri.
Baca: Soal 54 Guru Besar Desak Ketua MK Mundur, Fahri Hamzah: Ini Kelompok yang Mendompleng dari Jalanan
Setelah itu pelaku berlari ke arah Romo Prier yang sedang memimpin misa sembari tetap menyerang jemaat dan mengenai korban yang bernama Budi Purnomo.
S kemudian menyerang Romo Prier dan menyebabkannya terluka pada bagian kepala.
Petugas Polsek Gamping yang dihubungi via telepon segera mendatangi TKP.
Dari video yang beredar, Aiptu Munir sempat terlihat mencoba melakukan negosiasi dengan pelaku agar menyerahkan diri.
Top 5 news: Kekecewaan Pelawak yang Ditahan di Hong Kong hingga Netter Benarkan Ramalan Mbah Mijan di Februari
Akan tetapi pelaku justru berusaha menyerang petugas.
Pihak kepolisian akhirnya memberikan tembakan peringatan yang tak digubris oleh pelaku.
Hal tersebut tampak dari tindakannya yang terus menyerang petugas dan mengenai tangan Aiptu Munir.
Petugas langsung menembak pelaku dan berhasil melumpuhkannya.
Baca: Xiaomi, Vivo hinga Oppo Akan Gunakan Modem Qualcomm 5G
Hingga berita ini diturunkan, pelaku telah di bawa RS UGM untuk menjalani perawatan intensif akibat luka yang didapatkannya.
Dikutip Tribun Jogja, pelaku akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
"Pelaku ada satu orang. Mau dibawa ke Rumah sakit Bhayangkara," kata pihak polisi.
Saat ini, RS UGM masih dijaga ketat oleh aparat bersenjata. (*)
Baca juga: Kabar Duka dari Hotman Paris Hutapea, Netter Terharu dan Nangis, Bayaran Termahalnya Terungkap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/penyerangan_20180211_103445.jpg)