Diduga Nama 'Ibas' Tertulis di Buku Hitam Setya Novanto, Ibas Yudhoyono: Langkahi Aku Dulu
Ibas Yudhoyono menuliskan sebuah kalimat usai nama sosok 'Ibas' diduga tertera di buku Setya Novanto
Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
Buku catatan dengan sampul hitam yang digunakan terdakwa kasus dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto menulis selama sidang kasusnya berlangsung, Senin (5/2/2018).
Buku catatan dengan sampul hitam yang digunakan terdakwa kasus dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto menulis selama sidang kasusnya berlangsung, Senin (5/2/2018). (Tribunnews/Theresia Felisiani)
Awak media kembali menanyakan apa isi buku itu, karena isi buku itu selintas masih sama.
Setya Novanto menuliskan sejumlah nama politikus dan eks anggota DPR.
Sayangnya, pertanyaan awak media diabaikan oleh Setya Novanto.
VIRAL: Presiden Filipina Hancurkan Puluhan Mobil Mewah Bernilai Rp 163 miliar!
Dia terus menebar senyum dan manggut-manggut setiap ditanya soal isi buku hitamnya.
Pantauan Tribunnews.com, di buku tersebut ada tulisan menonjol, yakni Justice Collabolator.
Tulisan ini ditulis dengan tinta hitam disertai tiga tanda seru.
Selain kata Justice Collabolator, ada juga tulisan nama Nazaruddin dengan garis ke bawah, USD 500.000. Kata lainnya, ada tulisan Ibas dan Ketua Fraksi.
Ditanya lebih lanjut soal apakah Ibas yang dimaksud adalah Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono?
Setya Novanto menjawab "No comment."
Ditanya soal apakah pihaknya juga akan meminta agar Puan Maharani yang saat proyek e-KTP bergulir masih menjabat sebagai ketua Fraksi PDI Perjuangan untuk dihadirkan di persidangan, jawaban Setya Novanto sama.
"No comment lah," ujarnya.
Setelah tersorot media soal catatan tangan di buku hitamnya, Setya Novanto menyembunyikan catatan tersebut.
Dia bahkan tidak lagi menulis di buku catatan tersebut, melainkan menulis di lembaran kertas.
Mantan Ketua DPR ini mengakui dirinya trauma karena tulisan tangannya kembali terungkap di media.